Denpasar, baliwakenews.com
I Nyoman Budi Adnyana sempat digadang-gadang bahkan diisukan kuat menjadi sosok yang akan menahkodai KONI Bali. Tapi, menjelang Musorprov KONI Bali pada tanggal 19 Maret mendatang, Budi Adnyana tegas mengatakan dirinya tak mencalonkan diri. “Tidak, saya tidak mencalonkan diri dan memang tidak pernah mengutarakan untuk mencalonkan diri sebagai calon ketua umum KONI Bali,” kata Budi Adnyana, Minggu (6/3).
Menurutnya, hal yang membuat dirinya tegas tak mencalonkan diri itu karena kesibukan cukup tinggi sebagai pengacara atau lawyer. Selain itu, Budi Adnyana juga menjabat sebagai ketua DPC Peradi Denpasar dan tim ahli Pemprov di bidang hukum dan menjadi konsultan hukum perusahaan.
Pria yang sekarang juga Wakil Ketua I KONI Bali itu mengaku tahu diri jika karena kesibukan itulah yang berbanding terbalik dengan Ketua Umum KONI Bali nantinya. Yang pastinya juga akan sibuk mengurus cabang olahraga (cabor) serta figur yang menjadi Ketua Umum memang harus memiliki banyak waktu.
“Itulah yang saya rasa sulit untuk bisa saya lakukan nantinya. Apalagi sekarang ini KONI Bali prestasinya sedang bagus-bagusnya di PON dan membutuhkan figur Ketua Umum yang benar-benar fokus serta konsentrasi dalam mengelola cabor juga prestasi ke depannya,” tambah Budi Adnyana yang juga Ketua Umum Pengprov Percasi Bali itu.
Terpenting baginya, dirinya berharap siapapun Ketua Umum KONI Bali nantinya, mampu menjaga bahkan meningkatkan prestasi Bali tak hanya di event nasional melainkan juga event internasional. “Itu harapan saya. Sekali lagi saya tegaskan jika memang saya tidak mencalonkan diri sebagai Ketua Umum KONI Bali karena kepadatan aktifitas saya dan memang harus mobile,” demikian Budi Adnyana. BWN-06

































