Kuta,baliwakenews.com
Wakil Ketua I DPRD Badung, Wayan Suyasa, Sabtu 19 februari 2022 membuka lomba ogoh-ogoh mini Se Bali yang diselenggarakan oleh Sekaa Teruna (ST) Jeladi Suta , Banjar Segara, kelurahan Kuta. Kegiatan lomba yang diikuti puluhan seniman ogoh-ogoh tersebut, juga dihadiri anggota DPRD Badung, Ni Luh Gede Sri Mediastuti, Lurah Kuta, serta Shaba Yowana kecamatan Kuta dan Shaba Yowana Kabupaten Badung. Usai membuka lomba tersebut, Wayan Suyasa memberikan dana motivasi kepada pihak penyelenggara sebesar Rp 7,5 juta.
Dalam kesempata tersebut Suyasa yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Badungn tersebut mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas ekspresi kemajuan intelektual serta inovasi yang dilakukan para sekaa teruna Jeladi Suta ini ditengah pandemi covid-19 yang melanda sudah dua tahun ini. “Sudah dua tahun ini akibat pandemic covid-19, generasi muda kita tidak bisa menjalankan ekspresinya saat menjelang perayaan Nyepi, namun dengan kegiatan pemuda seperti ini yakni mengadakan lomba ogoh-ogoh mini ini. Naluri berkesenia mereka akan tetap tumbuh ditengah kondisi pandemi ini,”ujarnya.
Anggota DPRD Badung tiga periode tersebut juga mengkritisi kebijakan pemerintah propinsi yang kurang sinkron dari awal dengan para yowana yang ada di Bali. “Awalnya Pemerintah memberikan ruang , tapi juga sempat menutup ruang tersbeut dan saat ini lagi membarikan ruang para pemuda dalam berkreasi ogoh-ogoh. Saya juga selaku bagian pemerintah menjadi bingung. Mari sebelum kita membuat aturan utamanya pemerintah Provinsi Bali mari lakukan kajian yang matang. Kita ketahui bersama Kebijakan pemerintah memang baik untuk menjaga keselamatan masyarakat . Tapi ketegasan dalam membuat kebijakan harus dilakukan . kalau tidak boleh ya tidak boleh , kalau boleh ya dibolehkan dan adakan komunikasi ke para yowana-yowana di Bali. Kalau sudah dilakukan koordinasi seperti itu pastilah akan lebih baik,”paparnya.
Sekali lagi, pihaknya memberikan apresiasi ST Jeladi Suta karena telah membuat terobosan dalam mengganti larangan pawai ogoh-ogoh , dengan membuat lomba ogoh-ogoh mini. “Sekaa teruna ini sudah menghargai dan menghormati aturan pemerintah saat pandemi saat ini. Kita juga perlu beri apresiasi juga pemerintah Kabupaten Badung yang selalu mensupport generasi muda Badung dalam mengajegkan tradisi , seni, adat dan budaya. Jangan dilihat nilainya, karena Pemerintah Badung selalu memberikan perhatian lebih sebelum pandemi ini. Kita juga harus apresiasi Bupati Badung yang sangat perhatian terhadap yowana-yoana di Badung meski pendapatan Kabupaten badung sedang berkurang di sektor pariwisata. Dan terakhir semoga kegiatan sperti ini bisa digetok tularkan kepada yowana-yowana di kabupaten Badung bahkan di Bali,”terangnya.
Sementara Ketua ST Jeladi Suta, Kadek Adi Diantara mengatakan, pihaknya berterimakasih atas suppot yang diberikan Wakil Ketua DPRD Badung, Wayan Suyasa bersama anggota DPRD Badung, Ni Luh Gede Sri Mediastuti. “Ini merupakan perhatian dari tokoh masyarakat Badung kepada generasi muda dalam pelestarian seni, adat dan budaya. Untuk kategori lomba, kami melakukan dua kategori yakni kategori mesin dan non mesin . nanti para menenag akan diberikan berupa piala dan piagam serta uang tunai,”ujarnya.BWN-05





























