Gencarkan Digitalisasi Aksara Bali, Wali Kota Jaya Negara Buka Bulan Bahasa Bali

Iklan Home Page

Denpasar, baliwakenews.com

Wali kota Denpasar, IGN. Jaya Negara membuka Bulan Bahasa Bali di Kota Denpasar di tandai dengan pemukulan gong, Rabu 2 Februari 2022, di Gedung Dharma Negara Alaya. Tampak hadir juga Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede dan Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana,

Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara saat diwawancarai di sela-sela peninjauan kegiatan mengatakan pihaknya tengah menggencarkan proses digitalisasi bahasa, aksara, dan sastra Bali. “Kami sudah mulai gencarkan penggunaan aksara Bali dengan digitalisasi. Hal ini agar bisa cepat memahami tentang tata cara penulisan dan pembacaan terkait bahasa Bali terutama di kalangan generasi muda,” kata Jaya Negara, sembari mengatakan sudah melakukan berbagai upaya untuk melestarikan bahasa Bali.

Baca Juga:  Wawali Jaya Wibawa Dorong Bangkitnya Kewirausahaan Dalam Dunia Seni

Pertama mengeluarkan Perwali atau SE nomor 434/1419/BKPP/2016 tentang imbauan bagi instansi, kantor, lembaga baik pemerintah maupun swasta diwajibkan menggunakan bahasa Bali saat hari Rabu, Purnama dan Tilem. “Dari pemerintah Provinsi Bali juga sudah ada Pergub Nomor 80 tahun 2018 tentang perlindungan dan penggunaan bahasa, aksara, dan sastra Bali serta penyelenggaraan bulan Bahasa Bali,” katanya.

Baca Juga:  Bangkitkan Olahraga Tinju Made Muliawan Arya Dilantik Jadi Ketua Pertina Bali

Ia pun berharap dengan kegiatan ini bahasa Bali semakin ajeg dan semakin banyak yang menggunakan sehingga tidak punah. Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara mengatakan Bulan Bahasa Bali ini dimeriahkan dengan kegiatan 7 lomba yang berkaitan dengan pelestarian bahasa Bali. Adapun ketujuh lomba ini meliputi lomba nyurat akasara bali dengan peserta siswa SD.

Lomba membaca lontar yang diikuti oleh sekaa teruna. Kemudian Mesatua yang diikuti oleh ibu-ibu PKK, pidato bahasa Bali dengan peserta Bendesa Adat. Juga ada debat bahasa Bali yang diikuti oleh siswa SMA, lomba Baligrafi diikuti siswa SMA serta Bali Simbar yang diikuti oleh siswa SMP. “Pesertanya adalah siswa dari Tingkat SD hingga SMA/SMK, juga Desa/Kelurahan dan Desa Adat se-Kota Denpasar dengan peserta total 224 orang,” kata Raka Purwantara.

Baca Juga:  Bentuk Tim Pra-PON, FAJI Bali Gelar Seleksi Lewat Kejuaraan di Sungai Ayung

Terkait dengan pelaksanaan bulan bahasa Bali kali ini, pihaknya lebih menonjolkan pada penggunaan teknologi digital.*BWN-03

Iklan Home Page
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment - Iklan Lapor PajakIklan Waisak Pemkab BadungIklan Waisak PDAM Badung Iklan UNWAR