Denpasar, baliwakenews.com
Koperasi Perempuan Katrisma Mandiri, Minggu 4 April 2021 menggelar Gebyar Produk UMKM, di SMAN 3 Denpasar. Asisten 1 Setda Provinsi Bali, I Gede Indra Dewa Putra, SE., MM., mengapresiasi kegiatan yang digelar koperasi yang baru 1,5 bulan didirikan tersebut.
“Kami sangat mendukung dan apresiasi gagasan Koperasi Perempuan Katrisma Mandiri ini yang mengkhusus memasarkan produk – produk UMKM. Ditengah pandemi Covid-19 ini, pemasaran melalui jejaring digital sangat penting dan ini menjadi keunggulan koperasi ini dibandingkan koperasi lain, ” ucap Gede Indra, di sela-sela meninjau pameran produk UMKM tersebut.
Lebih lanjut Gede Indra mengatakan, kedepan pemasaran tidak bisa hanya dilakukan secara konvensional saja, namun harus secara online. Dengan sistem online tersebut cakupan pemasaran bisa lebih luas yaitu pemasaran lokal, nasional, regional bahkan internasional.
“Karena potensinya bagus, produk – produk unggulan yang hadis disini perlu pendampingan. Bila ada kekurangan pendanaan Bank BPD Bali akan siap memberikan fasilitasi, ” tandasnya.
Kepala BPD Bali Cabang Renon, Ida Ayu Rasmiwinari, SE., MM., mengatakan selalu siap mendukung permodalan bagi UMKM. Apalagi saat ini ada KUR Super Mikro yang sangat memudahkan bagi pelaku UMKM.
“Untuk UMKM rumahan yang memiliki group seperti Koperasi Katrisma ini, kami tawarkan KUR Sumi (Super Mikro). Dengan pinjaman dibawah Rp10 juta, tanpa agunan, ” ungkapnya.
Sementara Kepala SMA Negeri 3 Denpasar, Drs. Ida Bagus Sudirga, M.Pd.H., mengatakan sangat mendukung kegiatan yang digelar Koperasi Katrisma karena para alumni mampu menunjukkan kiprahnya dalam menggerakkan perekonomian. “Koperasi harus berkelanjutan dan saya harap dapat merekrut semua alumni yang jumlahnya puluhan ribu. Dalam pengelolaan juga harus cerdas ‘me-manage’ selain itu bentuk jejaring dan harus berintegritas. Kalau berintegritas pasti semua orang akan tertarik untuk bergabung, ” ucap Bagus Sudirga.
Ketua Pengurus Koperasi Perempuan Katrisma Mandiri, Cokorda Istri Mirah, SE.,MM., mengatakan Gebyar Produk UMKM untuk membantu pemasaran produk UMKM yang tergabung dalam Koperasi Perempuan Katrisma Mandiri. Kedepan ia menargetkan dapat menggelar gebyar secara berkelanjutan. “Tapi kita akan lakukan secara bertahap, karena koperasi kita baru berdiri. Tapi kami sudah menjalin sinergi dengan sejumlah koperasi seperti Koperasi Bali Satya Madani dan Koperasi Putra Desa Wisata, selain itu kami juga sudah tanda tangan MOU dengan PT. Odenant, ” ungkapnya.
Terkait para UMKM yang bergabung dikatakan dilakukan sistem kemitraan. “Ada 4 jenis kemitraan yaitu mitra mandiri, mitra order, konsinyasi dan mitra gerak sendirisendiri, ” pungkasnya. *BWN-03

































