Jakarta, baliwakenews.com
Puluhan pensiunan dan orang tua karyawan PT Pegadaian (Persero) mengikuti program vaksinasi massal yang digelar oleh Pemerintah melalui Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, Pemda DKI dan Indonesia Health Care Corporation di Sentra Vaksinasi Covid-19 di Istora Senayan, Jakarta. Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan ditargetkan tidak kurang dari 5000 pendaftar akan divaksin setiap harinya dalam empat bulan kedepan.
Untuk mendorong percepatan program vaksinasi nasional, kegiatan di Sentra Vaksinasi Bersama dimulai pada Senin (08/02/21), dengan target penyuntikan satu juta vaksin perbulan. Vaksinasi difokuskan bagi para lansia yang memiliki KTP DKI Jakarta.
Percepatan vaksinasi nasional guna mewujudkan Indonesia Sehat sesegera mungkin. Untuk itu kolaborasi dan sinergi antar lembaga pemerintah dan daerah harus berjalan cepat dan strategis. “Ini momen krusial agar kita semua bisa mempercepat program Indonesia Sehat demi mendukung Indonesia Bekerja. Lansia sebagai yang paling rentan harus didahulukan,” ujar Erick Thohir.
Kementerian BUMN menjadi lokomotif hadirnya Sentra Vaksinasi Bersama ini untuk mempermudah akses bagi publik serta mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi program pemerintah. “Sama seperti dilakukan di DKI Jakarta, kami juga akan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah yang membutuhkan percepatan dan tentunya melibatkan Kementerian Kesehatan,” ucap Erick.
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto menyatakan akan terus mendukung pemerintah dalam mempercepat laju pemberian vaksin. Komitmen tersebut dimulai dengan pendataan pemberian vaksin untuk orang tua karyawan dan pensiunan Pegadaian yang usianya diatas 59 tahun. Ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan keluarga pegawai dan pensiunan Pegadaian, serta mendukung penuh program pemerintah untuk menyukseskan Indonesia Sehat dan bebas dari Covid-19.
“Kami bertekad dan konsisten mensukseskan program pemerintah untuk Indonesia Sehat demi mendukung Indonesia bekerja. Kami juga tampil sebagai sponsor dalam kegiatan vaksinasi untuk lansia,” ungkap Kuswiyoto.
Sementara salah satu perwakilan orang tua pegawai Pegadaian, yakni Sintong Sitompul (61 tahun) menyampaikan terima kasih kepada Pegadaian karena telah memperhatikan para orang tua pegawai, lansia hingga pensiunan untuk mendapatkan vaksin terlebih dahulu.
“Setelah vaksin diberikan dan menunggu sekitar 30 menit, saya tidak merasakan sakit, ataupun nyeri, sehingga masyarakat tidak perlu ragu ataupun takut untuk divaksin. Selain itu pelayanannya bagus, cepat dan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” beber Sintong Sitompul.*BWN-03
































