Kerugian Pencurian Air di Kutsel Capai 1 Miliar Lebih

Ungasan, baliwakenews.com

Satuan Pengawas Intern (SPI) Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung telah usai melakukan penyelidikan terkait pencurian air yang terjadi di kawasan Bang-bang Bendot, Kuta Selatan (Kutsel). Dari penghitungan detail yang dilakukan kerugian yang dialami akibat pencurian ini mencapai Rp 1 Miliar lebih.

Hal Itu diungkapkan Direktur Tehnik (Dirtek) Perusahaan Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Made Suarsa Kamis 25 Mei 2023. Menurut Suarsa pihaknya sudah bersurat kepada pelaku agar membayar kerugian tersebut dengan batas waktu hingga 15 Juni 2023. Apabila hal Itu tidak dipenuhi pihaknya mengancam akan membawa permasalahan ini ke jalur hukum.

Baca Juga:  Bupati Badung Ambil Sumpah dan Lantik Perbekel Masa Tugas 2022-2028

“Kami sudah bersurat ke pelaku tanggal 15 Mei 2023 lalu dan memberikan waktu melakukan pembayaran kerugian hingga batas waktu 15 Juni 2023 bulan depan,” tegas Suarsa.

Pihaknya juga sudah membentuk tim untuk mencegah dan mengantisipasi terulangnya kasus seperti ini di tempat lain. Untuk kali ini pihaknya akan fokus untuk wilayah Ungasan dan Pecatu serta wilayah lainnya di Kutsel.

Baca Juga:  Ny. Seniasih Giri Prasta Hadiri Pasar Rakyat di Buleleng  

“Tim ini sedang mendata pemakaian air yang mencurigakan, seperti pemakaian yang sedikit atau angka di meterannya nol. Data ini, seperti pemakaian nol akan di kroscek apakah memang tidak dapat air atau apa, kami akan kembali turun melakukan pengecekan di lapangan,” janjinya.

Ditanya tentang data kemungkinan adanya indikasi pencurian di wilayah lain, dia mengaku belum bisa memastikannya karena data yang digali belum terkumpul semua. “Yang namanya nyolong itu pintar-pintar, ada yang siangnya terlihat seperti biasa dan malamnya mereka beroperasi,” ujarnya.

Baca Juga:  Sekda Adi Arnawa Lepas Atlet Bola Basket Ke Bangka Belitung

Menyikapi, kemungkinan pencurian air seperti ini, dia telah membentuk tim khusus yang nantinya melibatkan masyarakat. “Kami berharap masyarakat bisa nantinya proaktif melakukan pelaporan ketika mencurigai ada pemakaian air secara ilegal. Petugas kami kan terbatas dan cukup sulit memantau pencurian air yang dilakukan di malam hari,” bebernya. BWN-04

RELATED ARTICLES
- Advertisment -Iklan Idul Fitri DPRD BadungIklan Idul Fitri PDAM BadungIklan Bali Wake NewsIklan Nyepi DPRD BadungIklan PDAM BadungIklan Lapor PajakIklan Lapor PajakIklan DPRD BaliIklan DPRD Badung Poling Badung Poling BadungIklan Galungan PDAM