Yang Doyan Ngopi Wajib Datang Kesini, Sila Coffee Hadirkan Biji Kopi Asli Pelaga

SILA-Sila Coffee hadir di Desa Penarungan untuk mengenalkan citarasa kopi asli Badung.

Mangupura, baliwakenews.com

Angkringan atau gerai kopi saat ini menjadi tongkrongan yang asik, bagi kalangan muda khususnya pencinta kopi untuk melepas lelah setelah seharian melakukan aktivitas. Selain sebagai tempat berkumpul  dan bersenda gurau bersama teman atau pacar, nongkrong santai digerai kopi bisa memunculkan hal positif hingga berbagai ide kreatif  bagi semua kalangan.

Salah satu Angkringan atau gerai kopi yang asik buat jadi tempat tongkrongan adalah Sila Coffee yang terletak di Banjar blumbang Desa Penarungan Badung. Sila coffee menawarkan cita rasa kopi lokal karena menggunakan biji kopi asli bali dari desa Pelaga Badung.

Menurut pemilik sila coffee, Sika Adi Putra, dirinya memilih menggunakan kopi lokal asli bali karena memiliki rasa yang sangat unik dan berbeda dengan kopi dari daerah lain, selain itu dirinya ingin lebih memperkenalkan kopi bali kepada masyarakat khususnya kaum milenial. Angkringan Sila coffee menawarkan kualitas dan penyajian kopi yang tidak kalah dengan Kopi Shop karena tidak memiliki ampas dan memiliki hiasan khas di atas kopi. “ Walaupun memiliki kualitas dan penyajian yang tidak kalah dengan kopi shop, namun harga kopi di sila coffee sangat terjangkau ” ujarnya.

Dengan harga berkisar antara 10 ribu hingga 15 ribu rupiah, anda bisa menikmati kopi ala kopi shop ternama. Mahasiswa Fakultas Hukum semester akhir di salah satu universitas di Bali ini  menambahkan, angkringan kopi bisa menjadi usaha yang menghasilkan rupiah bagi generasi masyarakat termasuk generasi muda, apalagi saat ini banyak terjadi PHK akibat pandemi covid-19 yang memukul sector ekonomi di Bali.
“Generasi milenial masa kini harus mampu memanfaatkan peluang usaha yang ada, jangan mudah menyerah menghadapi situasi yang serba sulit akibat pandemi covid-19” ujarnya seraya memotivasi generasi muda agar tidak selalu bergantung dengan orang tua.

Selain menjual kopi sebagai sajian utama, Sila Coffee juga menjual minuam non kopi seperti red velvet, green tea dan minuman coklat. Wakil ketua DPRD Badung Wayan Suyasa, ketika mengunjungi Sila Coffee, sangat mengapresiasi apabila generasi muda khususnya di Badung, mau melakukan hal positif dan membuat terobosan kreatif untuk memberi motivasi generasi muda lainnya. “ Sila Coffee menjadi contoh nyata dan representasi generasi muda Badung melakukan terobosan kreatif dalam berusaha, seperti membuat angkringan kopi, ditengah adanya pandemi covid-19” ujar wakil rakyat asal desa penarungan ini.

Wayan suyasa menambahkan, dengan adanya pandemi covid-19 yang meluluhlantahkan perekonomian dan sector pariwisata khususnya di Badung, sehingga menyebabkan banyaknya pekerja pariwisata yang dirumahkan  perlu menjadi perhatian pemerintah, baik pusat maupun daerah. Wakil rakyat yang memasuk period eke tiga di DPRD Badung ini pun akan berupaya mendorong pemerintah daerah agar menggulirkan bantuan sebagai motivasi. “ Pemerintah hendaknya memberi motivasi bagi masyarakat khususnya kaum pekerja yang memiliki keahlian, dapat dibantu permodalan sehingga mereka dapat membuka usaha sesuai dengan keahlian dibidangnya. “ujarnya. BWN-05

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: