Webinar Sosialisai Empat Pilar Kebangsaan – Bangun Rasa Kemanusiaan dan Gotong Royong

GUNAKAN PROTAP COVID-19 Kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang dilaksanakan MPR RI di Gedung Gerakan Pramuka Kwarda Bali, Niti Mandala Renon, dilaksanakan dengan menggunakan protap kesehatan Covid-19 melalui tatap muka dan digabung dengan Webinar dengan peserta di media online.

Denpasar, baliwakenews.com

PDAM

Di tengah bangsa Indonesia menghadapi pandemi Covid-19, Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) tidak surut untuk terus mendengungkan dan mensosialisasikan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kepada masyarakat khususnya generasi muda bangsa. Upaya ini terus dilakukan agar keutuhan bangsa dan gerusan ideologi akibat kondisi terkini dan dampak pandemi Covid-19 tidak terjadi. Namun bencana ini dijadikan momen untuk membangun rasa kemanusiaan dan gotong royong antaranak bangsa.

Hal itu disampaikan anggota MPR RI asal daerah pemilihan Bali, I Gusti Agung Rai Wirajaya, SE., MM., di sela-sela acara sosialisasi empat pilar kebangsaan dengan menggunakan cara tatap muka berprotap pandemi Covid-19 dan Webinar di Gedung Gerakan Pramuka Kwarda Bali, Niti Mandala Renon Denpasar, Selasa (16/6) kemarin.

Unwar

‘’Di masa pandemi ini, selain masalah kesehatan yang diutamakan. Keutuhan dan idelogi bangsa juga harus dijaga. Dengan terus mendengungkan empat pilar ini di tengah-tengah masyarakat, khususnya generasi muda, diharapkan dapat membangun rasa kemanusiaan, kebersamaan dan gotong royong,’’ kata Rai Wirajaya.

Rai Wirajaya yang juga anggota Komisi XI DPR RI ini mengungkapkan, masa pandemi ini, masih ada upaya-upaya pihak-pihak tertentu untuk merongrong keutuhan bangsa, serti upaya-upaya menggulingkan pemerintahan yang sah dengan berbagai isu. Dengan menggelar sosialisasi empat pilar ini kepada generasi muda yang tergabung dalam gerakan Pramuka, diharapkan mampu memantapkan kembali nilai-nilai kebangsaan yang telah tertanam dalam dirinya. ‘’Kami berharap gerakan Pramuka menjadi generasi muda terdepan membangun kesadaran berbangsa dan bernegara ini. Serta menjadi tauladan bagi yang lain,’’ tegas Rai Wirajaya.

Dalam kegiatan tatap muka dan webinar yang diikuti lebih dari 150 peserta ini, juga dihadiri oleh Ketua Kwarda Bali, I Made Rentin bersama jajaran Wakil Ketua dan pengurus Gerakan Pramuka se-Bali yang masuk dalam jalur webinar. Kegiatan ini termasuk kegiatan pertama yang dilaksanakan dengan menggunakan gabungan tatap muka dan webinar secara bersamaan.

‘’Saya memang awasi dan pantau betul kegiatan ini, protap ketat kami berlakukan. Mengingat acara ini sangat penting, kami mendukungnya dengan desiplin tinggi. Gerakan Pramuka harus menjadi penjaga utama empat pilar kebangsaan ini. Dengan semangat yang diberikan pak Gung Rai, kami berharap dapat memantapkan semangat juang pada generasi muda bangsa,’’ tegas Rentin yang juga Sekretaris Satgas Covid-19 Provinsi Bali ini.

Sementara itu, kegiatan sosialisasi ini diisi pula oleh pemateri, yakni Ir. I Ketut Witarka Yudiata, MT., dan Dr. Dra. IGA Diah Yuniti, M.Si. (BW-07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: