Wakil Ketua DPD PDIP : Jangan Golput Pilih Pemimpin Nasionalis Peduli Bali

SUMBANGAN-Sudirta dan Putu Wirata saat menyerahkan sumbangan bidan terpapar covid-19.

Denpasar, baliwakenews.com

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan, Wayan Sudirta, mengajak masyarakat menggunakan hak pilih secara sadar, saat pemilihan kepala daerah serentak, 9 Desember 2020 nanti.  Sudirta mengingatkan jangan sampai terjadi transaksional jual-beli suara,  jangan sampai golput dan salah pilih.

‘’Jangan sampai golput, jangan jual suara. Pilih yang nasionalis, peduli keajegan budaya Bali, berani dan toleran menjaga kebhinnekaan, dan berkomitmen pada 4 konsensus dasar kebangsaan Indonesia. Yakni, menerima ideologi Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,’’ kata Sudirta, saat menyerahkan sumbangan kepada 13 orang  bidan terpapar covid-19 yang berasal dari Kabupaten Jembrana, Tabanan, Bangli dan Denpasar, di sekretariat Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Bali, Minggu (29/11).

Sebelumnya, Sudirta menyerahkan taliasih kepada bidan terpapar Covid-19 di Kabupaten Karangasem dan Kabupaten Badung, yang waktu itu disambut tangis haru oleh para bidan.

Untuk diketahui, kandidat yang diusung PDI Perjuangan dalam pilkada serentak ini adalah I Gede Dana-Wayan Arthadipa di Kabupaten Karangasem, Sang Nyoman Sedana Artha-Wayan Diar di Kabupaten Bangli, Nyoman Gede Sanjaya-Made Edi Wirawan di Kabupaten Tabanan, Made Kembang Hartawan-Sugiasa di Kabupaten Jembrana, Nyoman Giri Prasta-I Ketut Suiasa di Kabupaten Badung dan IGN Jaya Negara-Kadek Agus Arya Wibawa di Kota Denpasar.

Sebagai kader ‘’banteng’’, Sudirta menegaskan bahwa sumbangan kecilnya kepada bidan yang terpapar covid, merupakan perhatian kepada mereka yang bertugas di garis depan dalam penanggulangan covid. Selain yang terpapar, ada pula bidan yang meninggal seperti lebih dari 100 dokter di Indonesia yang sudah meninggal karena covid.

Sudirta didampingi Relawan, Putu Wirata Dwikora menegaskan, citra lembaga DPR memang tidak sepenuhnya memuaskan. Ada DPR yang dianggap tidak aspiratif, ada yang sebaliknya, Begitu juga di profesi lainnya, ada oknum yang kurang baik tapi masih ada kalangan profesional yang bekerja baik. Demikian juga halnya dengan calon kepala daerah.

Karenanya, Putu Wirata mengajak, masyarakat yang punya hak pilih, 9 Desember nanti mesti datang ke tempat pemungutan suara (TPS), memperhatikan protokol penanggulangan covid-19, dan menggunakan hak pilih dengan baik.

Melihat situasi kenegaraan termasuk Bali yang ada ancaman terhadap ideologi Pancasila, bahkan sudah terjadi kekerasan yang memakan korban, sambung Putu Wirata, mesti memilih pemimpin yang lebih kuat kualitas dan integritas pribadi maupun dukungannya untuk menjaga nasionalisme, toleransi, kebhinekaan dan masa depan NKRI ini. “Kandidat yang dicalonkan PDI Perjuangan, sudah diseleksi melalui meknisme partai, mengemban visi dan misi partai, dan sudah terbukti komitmen dan langkah-langkah partai menjaga berbagai serangan terhadap 4 konsensus dasar kebangsaan Republik Indonesia ini,” pungkas Putu Wirata.*BWN-03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: