Usai Dijambret, Wanita Rusia Ngeling Sigsigan

Warga negara asing (WNA) asal Rusia, Alena Kartaeva (27) menangis setelah menjadi korban jembret.

Mangupura, baliwakenews.com

PDAM

Usai kasus jambret yang dialami seorang ibu rumah tangga (IRT), bernama Putu Rahayoni (36) pada Rabu (1/7) malam lalu, aksi serupa kembali terjadi. Kali ini korbannya warga negara asing (WNA) asal Rusia, Alena Kartaeva (27).

WNA itu menangis usai dijambret saat melintas di Jalan Beraban, Banjar Taman, Kerobokan, Kuta Utara, Selasa (7/7) sore.

Unwar

Berdasarkan keterangan sumber polisi, peristwa yang dialami wanita yang menginap di Vila Subali, Kerobokan itu terjadi sekitar pukul 15.30. Korban kehilangan iPhone 11 seharga Rp 20 juta. Kronologis kejadian berawal saat korban sedang berjalan kaki dari Villa Subali menuju tempat makan yang berlokasi di jalan Braban. Baru jalan sekitar 100 meter, tiba-tiba ada seseorang yang menepuk punggung korban dengan keras. Dia akhirnya kaget hingga hampir jatuh. Kemudian orang itu, yakni pelaku langsung merampas iPhone korban dan lantas kabur. “Korban tidak mengetahui siapa yang mengambil. Karena posisi pelapor pada saat itu kaget dan warga sekitar datang membantu dan mengejar tapi karena motor larinya kencang sehingga warga sekitar kehilangan jejak,” ucap sumber polisi.

Sementara Kasat Reskrim Polres Badung AKP Laorens Haselo Raja Mangapul membenarkan jika pihaknya mendapatkan laporan tentang kasus penjambretan yang menimpa seorang WNA di Kerobokan, Kuta Utara. “Ya kami tau juga dari media sosial. Dan kami juga harus dalami informasi itu. Korban baru tadi (sore kemarin) melapor,” ucapnya, Rabu (8/7).

Meski demikian, AKP Laorens telah memerintahkan anggotanya menyebar dan siaga di lokasi-lokasi rawat kriminalitas di wilayah Kuta Utara. Pihaknya juga mengejar pelaku dan memeriksa korban untuk dimintai keterangan. “Anggota saya telah siaga. Bila perlu akan kami lalukan tindakan tegas. Ya belakangan ada dua kasus jambret di Kuta Utara belum berhasil kami ungkap. Meski demikian kami akan terus lakukan penyelidikan hingga pelakunya tertangkap,” tegas perwira polisi asal Papua ini. BW-03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: