Sabtu, 27 Juni 2020

Usaha Kuliner Rumahan Menjamur Strategi Bertahan Dari Corona

Denpasar, baliwakenews.com

Pandemi Corona virus disease 2019 (Covid-19) membuat perekonomian Indonesia semakin melemah bahkan dikhawatirkan akan terjadi resesi. Banyak karyawan yang dirumahkan karena perusahaan tak mampu lagi menggaji karyawannya. Untuk dapat tetap bertahan, banyak dari mereka yang dirumahkan memulai usaha kuliner rumahan yang memang dibutuhkan masyarakat.

Kebutuhan ekonomi mendesak mereka untuk terjun ke dunia wirausaha, yang sebelumnya tak pernah dibayangkan. Anthi Wijaya, salah seorang karyawan swasta yang dirumahkan akhirnya memutuskan untuk memulai usaha kuliner rumahan yang ia rintis bersama dengan sang suami Putu Joka Andika.

“Saya mulai banting setir dengan melirik peluang usaha yang masih bisa eksis di tengah pandemi ini. Tapi saya akui dibutuhkan keberanian serta ketekunan agar bisa diterima oleh konsumen,” ungkap pemilik usaha yang diberi nama “Cemal Cemil” tersebut.

Anthi Wijaya menuturkan, usaha yang dirintis sejak akhir April 2020 berawal dari kesukaan mereka terhadap cokelat. Anthi yang belajar otodidak melalui tayangan YouTube ini, ingin mencoba mencari menu kuliner cemilan coklat yang simple dan lezat.

“Iseng-iseng cari cemilan yang enak dan gampang dibuat untuk mengisi waktu. Ketemulah resep Truffles dan chewy choco yang bahannya simple dan tidak membutuhkan peralatan yang banyak” tutur Anthi di rumahnya.

Membuat Truffles Coklat, hanya menggunakan bahan whipped cream dan coklat batangan. Pembuatannya juga sangat gampang, yakni whipped cream dihangatkan dan dicampurkan bersama dengan potongan coklat batangan.

Lebih lanjut perempuan yang juga salah satu inisiator dari Komunitas Malu Dong dan Komunitas Bisa Terbiasa mengakatakan, Dark Choco Truffle memiliki tekstur yang lembut dan kaya akan rasa coklat. Bagi para penggemar dark coklat ini adalah cemilan yang sangat pas. Selain varian dark coklat, ”Cemal Cemil” juga mempunyai varian coklat manis dinamakan “Milk Choco Chewy”.

Sedangkan Milk Choco Chewy ini, kata dia memiliki rasa serta tekstur yang unik karena rasanya yang manis dan ‘melted’ di lidah sedangkan di dalamnya bertekstur chewy (kenyal) manis dengan 4 topping, yakni potongan kacang, oreo, meses, serta sprinkled.

Terkait harga dikatakan cukup terjangkau yakni Rp 10 ribu untuk satu boxnya dan dalam satu box terdapat 4 buah bola-bola coklat.

Selain dua varian menu coklat itu,”Cemal Cemil” juga mempunyai dua varian menu lainnya yaitu Martabak Mini Ayam dan Vanila Fla Gabin, yang dibandrol Rp 10 ribu per paketnya.

Anthi mengungkapkan yang paling dipikirkan selain rasa yang lezat adalah packagingnya,”Cemal Cemil” meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai.

“Untuk packaging kami gunakan box kertas yang kami desain sendiri,” kata Anthi.

Sampai dengan saat ini, ia dan suami menghadirkan jasa free delivery untuk area Denpasar dan menerima pemesanan melalui sosial media baik Facebook dan Instagram atas nama akun Anthi Wijaya dan Jajanan_cemalcemil.

“Saya tidak menarget dalam seharinya harus laku berapa, tapi pernah sampai 3 box. Berapapun itu ya disyukuri, yang terpenting bagi saya tetap berjuang dan tidak menyerah dengan keadaan,” pungkasnya.*BW-09

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: