Minggu, 13 September 2020

Tebar Falsafah “Tatwam Asi” *Sabhayowana MA Lakukan Ini saat Wabah Covid-19

BANTUAN-Ketua Umum Sabhayowana Manca Agung Provinsi Bali I Dewa Nyoman Alit Swastika, Sos., M.I.Kom menyerahkan bantun APD di UPTD Bapelkesmas Provinsi Bali, Selasa (14/4).

Denpasar,baliwakenews.com
Dampak wabah covid-19, sangat dirasakan oleh dunia, begitu juga dengan masyarakat di Bali. Untuk membangkitkan kebersamaan gotong royong membantu sesama, sejumlah pemuda Bali terus melakukan gerakan sosial. Kali ini adalah organisasi pemuda dari Sabhayowana Manca Agung (MA) Provinsi Bali melakukan gerakan falsafah hindu yakni Tatwam Asi ke masyarakat di Bali. Mulai dari membantu sejumlah alat pelindung diri untuk tim medis yang merupakan garda terdepan dalam penanganan wabah virus covid-19 hingga pembagian masker kepada pedagang pasar tradisional serta para ojek online.
Ketua Umum Sabhayowana Manca Agung Provinsi Bali I Dewa Nyoman Alit Swastika, Sos., M.I.Kom yang dihubungi, Selasa (14/4) mengatakan, Sabhayowana Manca Agung Provinsi Bali ikut berkontribusi untuk masyarakat meski terlihat kecil, namun gerakan pemuda ini perlu untuk dilakukan saat wabah Covid-19 melanda Bali. “Batuan yang kami berikan yakni berupa suplemen/vitamin, sembako, dan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tim medis atau Pra Hospital yang bertugas di lapangan seperti BPBD Kota Denpasar, PMI Kota Denpasar, UPTD Bapelkesmas Provinsi Bali. Selain itu, Kami juga menyerahkan ratusan masker kain ke Perusahan Daerah Pasar Kota Denpasar untuk dibagikan kepedagang pasar tradisional yang ada di kota Denpasar dan Ojek online,”ujarnya.
Lebih lanjut alumni Pascasarjana IHDN Denpasar ini juga mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai program sosial kemasyarakatan Yowana Manca Agung, disamping juga merupakan bentuk apresiasi Yowana kepada rekan-rekan tim medis dalam melaksanakan tugas dilapangan. “Kegiatan ini kami lakukan tidak sekedar kegiatan yang hanya mencari panggung dalam musibah ini, namun sebagai bukti nyata kontribusi kami kepada sesama dalam musibah kemanusiaan ini. Kami mengajak seluruh organisasi-organisasi kepemudaan untuk bersama saling bahu-membahu, gotong royong membantu antarsesama yang membutuhkan,”terangnya.
Dalam kesempatan tersebut Sabhayowana Manca Agung memberikan donasinya berupa 800 buah Alat Pelindung Diri (APD), 500 masker untuk pedagang tradisional dan ojek online, 500 botol suplemen/vitamin dan sembako. “Keseluruhannya ini kami dapatkan dari donasi semeton dan masyarakat serta sebagain dari kas Yowana. Kami berharap kedepan masyarakat yang mampu atau ekonomi mapan agar ikut berperan aktif memberikan sumbangsihnya tidak saja bagi tim medis, tetapi juga bagi masyarakat yang membutuhkan yang ada didaerahnya masing-masing. Kami juga berharap peran desa adat yang ada di seluruh Bali agar memperketat daerahnya masing-masing, buatkan perarem yang benar-benar bisa ditaati bersama untuk memutus penyebaran copid-19 ini yang kian hari mengkawatirkan,”terangnya.
Selain itu, pihaknya juga berharap masyarakat bisa meningkatkan kedisiplinannya untuk ikut berperan aktif dalam memutus penyebaran covid-19, yakni dengan tetap tinggal dirumah. “Kalau memang tidak ada keperluan mendesak, kalau keluar rumah agar tetap memperhatikan keamanan seperti membawa masker & antiseptik, rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun ketika dan sesudah beraktifitas dan tidak lupa juga tetap eling nunas Ica ring Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar musibah ini cepat berlalu,”papar pria yang gemar berkegiatan seni dan budaya tersebut. BW-05

PDAM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: