Tabungan Emas Pegadaian, Investasi Aman dan Paling Diminati Saat Pandemi Covid-19

PEGADAIAN-Kabag Humas & Protokoler PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar, Made Mariawan,SE.MM.

Denpasar, baliwakenews.com

Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan minat masyarakat Bali untuk berinvestasi. Hal ini terbukti dari tingginya pencapaian Tabungan Emas yang diluncurkan PT. Pegadaian (Persero). Kabag Humas & Protokoler PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar, Made Mariawan,SE.MM., ditemui diruang kerjanya Pegadaian Renon, Senin (1/2) mengatakan 2020 Tabungan Emas mencapai Rp 39,5 Miliar atau 166,83% dari target.

Dikatakan target Tabungan Emas pada 2020 yaitu Rp26,3 Miliar dan pencapaian Rp39,5 Miliar. Hal ini ini membuktikan tabungan emas sangat diminati karena sangat menguntungkan dan harga emas stabil di saat pandemi Covid-19.

Kenaikan harga emas sangat berpengaruh terhadap produk-produk berbasis emas terutama Tabungan Emas yang lebih fleksibel. Situsai ekonomi di masa pandemi yang penuh dengan ketidakpastian membuat masyarakat lebih hati-hati dalam berinvestasi, lanjut Made menekankan, bahwa investasi emas terbukti lebih stabil dibandingkan investasi lainnya  yang lebih ‘high risk’.

“Walaupun banyak goncangan termasuk karena adanya pandemi Covid-19 ini, namun harga emas batangan di dunia terus naik” jelasnya. Sehingga banyak masyarakat yang memilih untuk investasi emas.

“Fakta bahwa kemampuan masyarakat untuk berinvestasi masih ada, meski di tengah pandemi Covid-19. Hal ini mengindikasikan daya ekonomi masyarakat Bali masih cukup bagus,” ucap Mariawan.

Pencapaian tersebut dikatakan tidak terlepas dari upaya edukasi yang dilakukan pihak PT. Pegadaian. “Beberapa bulan terakhir ini, kami terus melakukan edukasi terkait keunggulan tabungan emas. Edukasi melalui medsos, baik itu facebook maupun instagram kami gencar memberikan informasi terkait produk – produk kami di Pegadaian termasuk tentang tabungan emas,” katanya.

Selain itu pihaknya juga melaksanakan seminar secara virtual bagi masyarakat yang potensial. Mengingat ditengah pandemi sehingga agak susah bertemu langsung. “Saya selaku humas juga tetap menggebyarkan informasi terkait produk – produk Pegadaian melalui Rapi ( radio antar produk Indonesia) dan radio lainnya,” tukasnya.

Sehingga pencapaian Tabungan Emas meski ditengah pandemi Covid-19 sangat menggembirakan, bahkan lebih tinggi dari pencapaian pada 2019 yang hanya Rp 20,9 Miliar.

Lebih lanjut dikatakan keunggulan Tabungan Emas yang menjadikannya pilihan tepat berinvestasi meski dalam kondisi pandemi Covid-19 adalah nilai emas stabil tidak seperti instrumen lain, emas cenderung lebih tahan terhadap fluktuasi inflasi, harganya cenderung stabil bahkan dalam gejolak ekonomi, dan mudah dicairkan kembali. “Tidak hanya di Indonesia, para investor global juga mendiversifikasi aset mereka ke emas, untuk menghindari risiko kerugian akibat iklim ekonomi yang lesu,” tukas Mariawan.

Keunggulan yang paling menarik adalah masyarakat bisa menabung dengan nominal kecil, bahkan setoran minimal ditetapkan Rp 5.000. “Kalau dulu orang beli emas sebagai logam mulia diperdagangkan per batang atau per kilo, sekarang setiap investor bisa mencicil tabungan emas mereka. Tentunya, kepraktisan ini menjadikan emas sebagai instrumen yang cocok bagi para milenial investor muda, bahkan untuk kalangan pelajar dan mahasiswa yang ingin mulai berinvestasi sejak dini,” tandasnya.

Menabung bisa dilakukan sewaktu- waktu tanpa ketentuan ketat. “Menabung juga bisa dilakukan secara online melalui pegadaian digital sistem yang dapat di download melalui playstore. Jadi tidak harus datang ke kantor Pegadaian, ini tentunya sangat cocok di tengah pandemi Covid-19,” pungkas Mariawan.BWN-03

2 thoughts on “Tabungan Emas Pegadaian, Investasi Aman dan Paling Diminati Saat Pandemi Covid-19

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: