Selasa, 22 September 2020

Semakin Langka, Gde Agung Serahkan Logistik APD Ke RSD Mangusada

Putra | APD-Anggota DPD RI, AA Gde Agung saat menyerahkan bantuan APD di RSD Mangusada, Rabu (8/4).

Mangupura, baliwakenews.com
Kekurangan alat pelindung diri bagi para medis menjadi prioritas utama dalam logistic bantuan yang dibutuhkan di sejumlah rumah sakit. Untuk membantu hal tersebut anggota DPD RI Dapil Bali, AA Gde Agung bergerak turun ke rumah sakit membantu memberikan alat pelindung diri bagi para medis yang berjuang dalam penaggulangan pasien covid-19. Kalini RSD yang disasar adalah RSD Mangusada Badung. Puluhan alat pelindung diri untuk medis ini diserahkan ke manajemen rumah sakit, Rabu (8/4).
AA Gde Agung mengatakan, penyerahan alat pelindung diri untuk petugas dirumah sakit ini adalah bagian dari gotong-royong dirinya untuk melawan penyebaran Covid-19. “Ada hungungan emosional dan histori saya secara pribadi di RSD Mangusada ini, saya sempat dirawat selama enam hari disini dan sebagai sumbangsih saya selaku wakil rakyat dari Bali dan asal Badung, kami ikut prihatin dengan melihat perjungan para medis disini untuk merawat paisen dengan pengawasan (PDP) wabah covid-19, untuk itu kita bantu sejumlah alat pelindung diri yang terstadar medis ini,”ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, Pihaknya mengimbau pada krama Badung bergotong royong melawan wabah covid-19 ini. Taatilah aturan yang sudah diberikan oleh pemerintah . “Memang selama ini acara adat dan keagaman sudah bisa menyesuaikan dan saya apresiasi . namun tetap perlu saya tegaskan agar masyarakat ikut mendukung maklumat Kapolri agar tidak berkum pul lebih dari lima orang. Mari kita lakukan langkah nyata, jangan hanya bisa mengkritisi pemerintah semata ,”paparnya.
Terkait wacana Nyipeng selama tiga hari ini , Gde Agung yang juga Penglingsir Puri Mengwi ini mengatakan, hal itu sebenarnya belum diputuskan mari kita tunggu keputusan stakeholder pemerintah. “Menurut hemat saya, imbanuan tersebut tidak sama dengan Nyepi, kalau memang sipeng ya sipeng saja, jangan disebut nyepi. Nyepi ini adalah bagian dari kegiatan keagaman sangat sacral, jadi berbeda sipeng dengan nyepi,”tegasnya.
Sementara Dirut RSD Mangusada, dr. Ketut Japa mengatakan, pihaknya berterimakasih atas bantuan yang diberikan ini, pihaknya mengakui stok APD di RSD mangusada memang sudah menipis dan cukup hanya seminggu. “Kami berterimakasih atas batuan ini dan stok APD kita bisa bertambah atas donator yang diberikan dari AA Gde Agung,”terangnya.
Ia juga mengatakan, yang urgen dibutuhkan saat ini adah alat pelindung diri bagi para medis. “Temen –temen dari hotel dan masyarakat juga ada memberian bantuan berupa makanan dan makanan kering. Dan yang paling dibutuhkan adalah APD ini, kami tidak akan memberikan pelayanan jika ada masyarakat yang terkena covid-19 ini tanpa APD maka dari itu, kami bekerjasama dengan satgas Covid-19 kabupaten Badung untuk memaksimalkan pemberian APD ini,”ungkapnya. (BW-05)

PDAM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: