Screening di Banjar Sayan Baleran, Ditemukan 12 Orang Reaktif

Warga di Banjar Sayan Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung mengikuti rapid test yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Badung, Kamis (21/5).

Mangupura, baliwakenews.com

PDAM

Sesuai dengan rencana, warga di Banjar Sayan Baleran, Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung mengikuti rapid test yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten  Badung, Kamis (21/5). Sebanyak tiga pos yang disediakan pada rapid test kali ini, yakni Pos Wantilan Pura Puseh, Pos Wantilan Pura Dalem dan Pos Balai Panjang Setra Desa Werdi Bhuwana. Dari 313 warga yang hadir mengikuti rapid test, ditemukan 12 orang yang reaktif.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dr. Nyoman Gunarta saat ditemui di Pos Wantilan Pura Dalem mengatakan pelaksanaan rapid tes kali ini dilaksanakan karena adanya transmisi lokal. Ia mengaku sebelum melakukan rapid test, ada warga yang positif Covid-19 di Banjar Sayan Baleran. “Jadi kami melaksanakan rapid test ini untuk meminimalisir penyebaran transmisi lokal yang ada. Karena sebelumnya ada warga yang positif dengan penularan transmisi lokal,” ujarnya.

Unwar

Pihaknya mengaku, pada rapid test yang dilaksanakan hasilnya ada yang reaktif dan non reaktif. Untuk yang hasilnya reaktif, warga akan langsung diantar ke RSD Mangusada untuk dilakukan test swab. “Kalau ada yang reaktif, kita langsung lakukan tes swab di RSD Mangusada. Kita antar warga yang hasilnya reaktif, setelah itu lakukan tes swab. Sementara menunggu hasil swab keluar, warga akan kami karantina di rumah singgah,” ungkapnya.

Dokter asal Sibang Gede itu mengatakan untuk tes swab pihaknya akan melakukan selama dua kali, untuk memastikan warga tidak terpapar Covid-19. “Sekarang langsung kami tes swab, dan hasilnya besok baru bisa ditentukan. Begitu juga besok pagi langsung kami lakukan tes swab di rumah singgah,” katanya.

Dalam rapid test kali ini pihaknya menyiapkan 60 petugas dengan alat rapid sekitar 1200 – 1500 pcs dengan target sebanyak 1.200 masyarakat di Banjar Sayan Baleran akan dilakukan rapid test.

Mantan dirut RSD Mangusada pun mengatakan dari rapid test yang dilaksanakan warga yang ikut atau hadir dalam rapid test tersebut sebanyak 313 orang atau capaian 25 % dari total sasaran, dimana dari 313 orang tersebut itu ditemukan 12 orang yang reaktif. “Jadi 12 warga ini akan dilakukan swab di RSD Mangusada dan langsung dikarantina sementara di rumah singgah,” katanya

Disinggung mengenai jumlahnya sangat sedikit dari target yang ditetapkan, Gunarta mengatakan akan melakukan rapid test yang ke dua. Hanya saja ia mengatakan dari 1.200 target, ada sebanyak 123 orang yang sebelumnya sudah melakukan rapid test.

Kami melihat perkembangan. Kalau sekarang sedikit yang ikut test kemungkinan akan dilaksanakan rapid test ke dua. Untuk jadwalnya melihat kesiapan warga. Walau sedikit yang ikut, kita harapkan masyarakat menyadari bahwa pelaksanaan rapid ini adalah usaha dini untuk mencegah transmisi lokal,” bebernya seraya mengatakan selanjutnya juga direncanakan akan dilakukan lagi rapid secara lebih luas atau jika masyarakat bersedia, Dinas Kesehatan punya jadwal rutin di Wantilan DPRD untuk PDP, ODP dan OTG itu bisa disisipkan masyarakat untuk rapid test disana.

Terkait dengan kondisi saat ini di Desa Werdi Bhuwana, Kadiskes Gunarta mengatakan terjadi transmisi lokal dengan 5 kasus positif dimana 1 orang dirawat di RS. PTN Udayana dan 1 orang dirawat di RS Sanglah sedangkan 3 orang sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.

“Untuk 3 orang ini sudah sembuh karena berdasarkan dua kali pemeriksaan swab hasilnya negatif. Meski demikian 3 orang yang sudah diperbolehkan pulang tersebut tetap masih harus isolasi mandiri di rumah dan melaksanakan protokol kesehatan,”  pungkasnya. (HB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: