Peringati 100 Kali Kegiatan, BSM Mangu Srikandi PKK Legian Kaja Lakukan Ini

Sukses Kelola Sampah: PKK Mangu Srikandi Banjar Legian Kaja saat mendapat apresiasi dari Bupati Badung.

Badung, baliwakenews.com

PDAM

PKK Mangu Srikandi Banjar Legian Kaja sukses mengelola sampah secara mandiri. Dalam memperingati kegiatannya yang ke 100 kali, Jumat (3/7) lalu dilakukan pembagian sembako kepada nasabahnya. Ketua Bank Sampah Mandiri PKK Mangu Srikandi banjar Legian Kaja, Ni Wayan Margiani memaparkan, pemberian sembako kepada 189 nasabah tersebut adalah untuk memperingati 100 kali kegiatan BSM PKK Mangu Srikandi banjar Legian kaja. Kegiatan ini juga sekaligus sebagai bentuk kepedulian dan berbagi di tengah pandemi Covid-19. Anggaram sembako tersebut kata dia bersumber dari laba usaha atas kontribusi konsumen.

Dimana sudah seharusnya dikembalikan lagi kepada konsumen di tengah kesulitan ekonomi saat ini. “Bank sampah kami sebenarnya dibentuk pada tanggal 24 Oktober tahun 2016, dengan nama awal bank sampah Legian Aksi Nyata (LAN) banjar Legian kaja. Kemudian dilaunching pak Bupati menjadi bank sampah mandiri mangu Srikandi PKK banjar Legian kaja Pada tanggal 29 Oktober tahun 2019,”ujarnya didampingi Kelala Lingkungan Banjar Legian kaja, Wayan Riasa.

Unwar

Perkembangan BSM tersebut diakuinya semakin bagus dan semakin banyak menjaring nasabah. Baik itu dari rumah tangga, rumah makan, vila, hotel, pasar, sekolah dan sebagainya. Hingga saat ini lanjut dia, dana yang sudah terkumpul dari kegiatan tersebut berjumlah Rp 84.394.600, yang terdiri dari dana nasabah sebesar Rp 54.892.650 dan laba usaha sebesar Rp 27.500.950. “Selain bagi-bagi sembako, dari hasil pengelolaan bank sampah ini kami juga bisa melakukan kegiatan study banding ke ubud dan klungkung, pemberian reward kapada nasabah dengan kupon undian, berdonasi bencana alam di Lombok, punia pembangunan balai banjar Legian kaja maupun punia piodalan di banjar Legian kaja,”ungkapnya sembari menambahkan keberadaan bank sampah tersebut secara bertahap berhasil mengedukasi masyarakat, dalam mengelola sampah dari rumah tangga maupun merubah mindset bahwa sampah adalah berkah, jika dikelola dengan baik.

Selama ini pihaknya mengaku telah bekerjasama dengan pengepul dan sudah menyalurkan 77 ton sampah yang sudah dipilah. “Kami juga tidak lupa menyampaikan terimakasih kepada kader PKK, Lurah, LPD, klian banjar Legian Kaja bersama prajuru, kepala lingkungan legian kaja, LPM, Sekcam dan Camat Kuta, DLHK Badung, maupun anggota DPRD Badung dapil Kuta, yang selalu mendukung kegiatan bank sampah hingga eksis sampai saat ini,” ujarnya.

Terkait kendala yang dihadapi, dia menyebut kaitannya dengan menyangkut lahan, padahal sudah banyak hotel yang ingin bekerjasama. “Karena lahan milik Pemkab Badung sudah dihibahkan, ini yang akan kami fungsikan sebagai TPS3R kelurahan Legian, yang akan dikelola oleh BSM PKK Mangu Srikandi banjar Legian Kaja,”pungkasnya. Keberhasilan PKK ini mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta dan Wabup Ketut Suiasa.

Hal ini karena sejak Bank Sampah Mandiri (BSM) Mangu Srikandi PKK banjar Legian Kaja diluncurkan 29 Oktober tahun 2019 lalu, program yang dilakukan ibu PKK tersebut sangat baik dan nyata dalam mengkawal pengelolaan sampah berbasis reuse, reduse dan recycle. BSM PKK Mangu Srikandi banjar Legian kaja Kata Giri Prasta sangatlah luar biasa. Karena para tokoh dan PKK banjar Legian kaja mempunyai semangat dalam menuntaskan permasalahan sampah yang ada di wilayahnya dengan moto ‘sampahku tanggungjawabku’.

Selain itu BSM tersebut juga dinilai telah membantu meringankan beban nasabah mereka saat pandemi Covid-19 ini. Salah satunya dengan memberikan bantuan sembako dari sisa hasil usahanya. Untuk mendukung hal tersebut, Orang nomor satu di Badung ini menegaskan akan menyerahkan Sertifikat Hak Milik (SHM) lahan yang menjadi lokasi BSM PKK Mangu Srikandi banjar Legian kaja kepada banjar Legian kaja. Dengan harapan bisa dipergunakan sebagai TPST3R kelurahan Legian. Bukan itu saja, Bupati asal Petang ini juga langsung meminta Kadiskominfo Badung, untuk memasang wifi di tempat tersebut. “Nanti untuk kebutuhan menyangkut TPST3R itu saya tugaskan pak Kadis LHK untuk melengkapinya, baik incenerator, konveyor dan sebagainya,” tegasnya BW-04

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: