Minggu, 13 September 2020

Penuhi Kebutuhan Darah, PMI Sediakan Layanan di Markas dan Komunitas

Denpasar, baliwakenews.com

PDAM

Palang Merah Indonesia Provinsi Bali bekerja keras dalam memenuhi kebutuhan darah di Bali, yang saat ini hanya mencapai 46 persen. Selain menyediakan layanan donor darah di Markas PMI di Jl. Imam Bonjol, PMI Bali cukup rajin jemput bola dengan melayani kegiatan donor darah berkomunitas.

Unwar

Seperti donor darah yang digelar PMI Bali bersama Pengurus Daerah (PD) Federasi Serikat Pekerja Pariwiata – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP PAR-SPSI) Provinsi Bali, Senin (1/6) di kantor FSP PAR-SPSI Provinsi Bali, Sesetan, Denpasar Selatan.

Kepala UTD PMI Provinsi Bali, dr AA Sagung Mas Dwipayani MKes, mengucap terimakasih kepada para pengurus dan anggota FSP PAR-SPSI Provinsi Bali, yang tetap beraprtisipasi di tengah pandemi Covid-19.

“Karena kondisi begini, sekolah, kampus, mall, hotel, dan lain-lain masih belum dibuka, kami kesulitan mencari pendonor. Kami harus jemput bola, berapapun dapatnya. Kalau saat situasi normal kayak dulu, kita biasanya jadwalkan kegiatan donor darahnya,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan.

Kata dia, kegiatan donor darah tetap mengedepankan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19 melalui transmisi lokal. Meliputi menjaga jarak, mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) dan mencuci tangan.

Masih dalam upaya memenuhi kebutuhan darah di Bali, pihaknya juga mewajibkan masyarakat yang akan menggunakan darah PMI agar menyiapkan pendonor pengganti untuk menggantik stok darah yang keluar.

Cara itu juga belum optimal. Sebab para pendonor pengganti juga diseleksi, dan beberapa di antara mereka tidak layak mengikuti donor. “Banyak gagal karena tekanan darah, ada terlalu tinggi dan ada terlalu rendah. Jadi tidak semua bisa berdonor,” terang dr. Sagung.

Kepada masyarakat, ia berharap mendukung PMI untuk memenuhi kebutuhan darah dengan ikut berdonor. Bagi masyarakat yang enggan berdonor ke rumah sakit, PMI telah menyediakan layanan di Markas, serta PMI akan melayani donor darah komunitas.

Ketua PD FSP PAR-SPSI Provinsi Bali, Putu Satyawira Marhaendra mengucap terimakasih kembali kepada PMI yang telah menfasilitas pihaknya melakukan donor. Ia menjelaskan, terdapat 94 orang yang ikut berdonor darah. Mereka adalah peserta donor bulan lalu, yang kembali berdonor.

Untuk menerapkan protokol kesehatan secaa optimal, dalam satu jam peserta yang berdonor dibatasi cuma 24 orang. “Meski terdampak Covid-19, kami juga ingin berkontribusi dalam gerakan kemanusiaan, berupa darah,” tutupnya. BW-06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: