Pelecehan Terhadap Lagu Indonesia Raya Stispol Wira Bhakti Komitmen Jaga Wawasan Kebangsaan dan JSN’45

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati saat menerima kunjungan Ketua Stispol Wira Bhakti, Prof. Dr. Wayan Windia dan jajarannya di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (26/1).

Denpasar, baliwakenews.com

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial Politik (Stispol) Wira Bhakti Denpasar, Prof. Dr. Wayan Windia dan jajarannya audensi ke Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (26/1). Dalam pertemuan tersebut, Prof. Windia menyatakan keprihatinannya karena adanya kasus penghinaan dan pelecehan terhadap lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Lebih lanjut dikatakan tindakan tersebut jelas melanggar hukum, karena menghina simbol-simbol negara, sehingga harus diusut dengan tuntas dan siapa pun pelakunya harus ditindak tegas sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Sebagai perguruan tinggi yang memiliki komitmen sangat tinggi dalam membangun generasi Indonesia yang berwawasan kebangsaan, patriotis dan nasionalistis, Stispol Wira Bhakti siap menjadi komunitas menjaga wawasan kebangsaan dan jiwa, semangat dan nilai-nilai 1945 (JSN’45). Komunitas dengan visi wawasan kebangsaan harus ada, terlebih di tengah lunturnya semangat nasionalisme khususnya di kalangan generasi muda,” ucap Prof. Windia.

Ia menambahkan, komunitas dengan visi wawasan kebangsaan ini sangat penting untuk tetap melestarikan JSN’45 sebagai nilai perjuangan bangsa Indonesia dalam upaya pembangunan watak dan kepribadian bangsa serta mampu mengemban cita-cita Proklamasi 1945 dan menjadi perekat berbangsa dan bernegara.

“Pancasila beserta nilai yang terkandung di dalamnya sebagai pandangan ideologi dan hidup bangsa ini, harus terus diaktualisasikan dalam setiap sendi kehidupan berbangsa dan bernegara serta bermasyarakat,” katanya.

Prof. Windia juga mengaku prihatin dengan banyaknya mahasiswa yang putus kuliah sebagai dampak pandemi Covid-19. Kesulitan ekonomi masyarakat selama masa pandemi Covid-19 ini juga berdampak pada sektor pendidikan, khususnya kemampuan mahasiswa dalam membayar uang kuliah. Dampak yang terjadi adalah ancaman putus kuliah atau ‘drop out’ karena mahasiswa tidak mampu membayar biaya kuliah.

Menanggapi hal tersebut, Wagub Cok Ace sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan Stispol Wira Bhakti dan meminta Kadisdik Bali untuk membantu dan bekerja sama dengan Stispol Wira Bhakti yang dibangun oleh Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Daerah Bali dan Pemda Bali melalui wadah Yayasan Kebaktian Proklamasi. *BWN-03

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: