Pantai Pandawa akan Dilengkapi Kereta Gantung? Begini Kata Bendesa Adat Kutuh

Wahana Baru: Pantai Pandawa yang rencananya akan dilengkapi wahana baru berupa kereta gantung.

Badung, bakiwakenews.com

PDAM

Penataan Pantai Pandawa rupanya terus akan berlanjut. Bahkan konon Pantai yang dulunya terkenal penghasil rumput laut ini akan dilengkapi dengan kereta gantung. Rencana ini dilontarkan Bendesa Adat Kutuh, Nyoman Mesir, Kamis (16/7). “Rencana kami akan membuat kereta gantung seperti yang di ancol. Jika itu bisa direalisasikan ini akan menjadi wahana baru dan satu-satunya di Bali, dan ini sangat potensial karena wahana itu masih jarang juga di Indonesia,” papar Mantan Anggota Dewan Badung ini.

Dipaparkan Mesir, pembangunan kereta gantun ini berlokasi di bibir pantai membentang dari sayap kanan dan kiri pantai Pandawa. Adapun panjang jembatan ini kurang lebih mencapai 2 Km. “Dengan wahana ini, maka wisatawan akan dapat melihat pemandangan pantai Pandawa dari atas laut, dengan pemandangan tebing yang menghampar dan beach club yang ada di pesisir,” ungkapnya terkait pembangunan kereta yang katanya juga sudah disampaikan kepada Bupati Badung dan Gubernur Bali. Wahana baru iji, sebut dia akan menjadi daya tarik baru bagi destinasi wisata di Bali. “Wisatawan internasional tentu akan semakin tertarik datang, apalagi kunjungan anak sekolah juga ramai ke Pandawa. Yang penting tiketnya bisa diatur agar tidak terlalu tinggi,”paparnya.

Unwar

Mantan Perbekel Kutuh ini juga menjelaskan, keberadaan kereta gantung tersebut duastikannya tidak akan menganggu estetika dan keasrian lingkungan di sana. Dengan pertimbangan sesua perencanannya, wahana ini akan didirikan dengan menggunakan tiang pancang di atas laut, daj bukan dengan pengurukan laut. Untuk merealisasikan hal tersebut, pihaknya mengharapkan dukungan dari pemerintah baik propinsi Bali dan pemerintah kabupaten Badung.

“Beruntung hal ini sudah mendapatkan dukungan dari Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Badung Nyoman Giri Prasta ketika berkunjung ke pandawa dalam kesempatan berbeda. “Setelah mendapatkan dukungan ini, baru kita cari investor yang mau diajak bekerjasama,” ujar Mesir sembari memprediksi anggaran yang diprlukan lebih dari Rp 1 Triliun. “Kami harap tahun 2022 ini bisa terwujud,” pungkasnya. BWN-04

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: