Minggu, 13 September 2020

Longsor di Sempidi, Sebuah Mobil Ringsek

MOBIL-Satu buah mobil terimbun longsor di Banjar Tegehe, Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi.

Mangupura, baliwakenews.com

PDAM

Cuaca ektrim sejak Minggu (31/5) hingg Senin (1/6) menyebabkan sejumlah kerusakan, bahkan longsor tebing akibat digerus air hujan juga menyebabkan satu buah mobil terimbun di di Banjar Tegehe, Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi. Mobil dengan nompol DK 1084 UL tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah. Tidak hanya longsor di Kelurahan Sading, ada sejumlah bencana yang terjadi di Kecamatan Mengwi saat hujan lebat kemarin banjir juga terjadi di Desa Dalung tepatnya di sekolah Imanule , Dalung. Banjir di SD Imanuel, Jalan Raya Dalung No. 1, Banjar Untal-Untal, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, sekitar pukul 03.30 Wita. Banjir kurang lebih setinggi 1 meter menggenangi 7 ruang kelas, 1 perpustakaan, 1 UKS, 1 ruang kepala sekolah, 1 ruang guru dan 2 gudang. Sejumlah peralatan dan Aalat Tulis Kantor (ATK) sekolah pun terendam. Alhasil, sekolah harus menelan kerugian sekitar Rp 100 juta.

Unwar

Kepala Badan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung, Bagus Nyoman Wiranata mengatakan, mobil tersbut terparkir di bawah tebing oleh pemiliknya yang diketahui bernama Yunie Kartika Sari, 28, warga asal Singaraja, Buleleng. “Katanya sudah biasa parkir di situ, pemiliknya kebetulan kos di selatannya. Biasanya ada sekitar tiga mobil yang parkir di sana, namun kebetulan saat kejadian hanya mobil dia saja,” terang.

Musibah pohon tumbang disertai tanah longsor ini terjadi sekitar pukul 04.00 Wita. Mula-mula pohon lamtoro dan waringin yang tumbang hingga menyebabkan tanah ikut longsor. “Kejadiannya sekitar pukul 04.00 Wita. Kami mendapat informasi sekitar pukul 04.51 Wita. Begitu mendapat informasi, kami langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor,” katanya.

Selain menimpa mobil, material longsor juga sempat menutup seluruh badan jalan dari dan menuju Kelurahan Sading, Kecamatan Mengwi. “Syukurlah, kami juga dibantu personil damkar dengan tiga unit mobil pemadam kebakaran, alat berat dari PUPR, truk dari Dinas LHK, serta instansi terkait lainnya, masyarakat setempat, sehingga proses pembersihan material longsor bisa cepat,” aku Wiranata.


Disinggung terkait kerugian dalam musibah ini, Wirana mengungkap sekitar Rp 90 juta. “Kerugian itu dari mobil yang mengalami kerusakan parah. Namun, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” tandasnya. Berdasarkan data dari BPBD Badung bencana longsor juga terjadi di Banjar Uma Anyar, Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi, Senin (1/6) pagi sekitar pukul 04.00 Wita. Tanah longsor akibat hujan deras tersebut mengakibatkan 1 unit bangunan garasi roboh. Sebuah mobil dan 1 unit sepeda motor sempat ikut tergerus longsor. Akibat kejadian tersebut, pemilik atas nama I Ketut Mustika, harus menanggung kerugian sekitar Rp 15 juta. BW-05

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: