Koalisi Bersama Golkar, Nasdem Ikuti Aturan Main

Denpasar, baliwakenews.com

PDAM

Gairah politik menyongsong Pilkada 2020 digelorakan Partai Golkar dan Nasdem. Keduanya sepakat berkoalisi dengan simbul meneken berita acara koalisi pada Kamis (4/5) di Inna Bali, Denpasar.

Kegiatan dihadiri para petinggi masing-masing partai, beserta jajaran pengurus. Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Nasdem, IB. Gunastawa mengatakan ini bukanlah koalisi perdana dalam ajang politik.

Unwar

Ditanya komposisi pencalonan nanti, Gunastawa mengatakan Nasdem mengikuti aturan main bersama Golkar. “Kami tidak memikirkan posisi satu atau dua. Mau satu mau dua, yang penting bisa atau tidak memimpin rakyat,” ujarnya.

Ia menegaskan, Nasdem tidak berambisi harus ditempatkan di posisi mana saja. Siapapun calonnya nanti, Gunastawa berharap akan tumbuh pemimpin yang mampu mengayomi masyarakat.

Pada awal koalisi ini, keduanya telah mendeklarasikan pasangan calon yang bakal di usung. Di Karangasem, keduanya sepakat mengusung pasangan calon Massker, atau Mas Sumatri dan Sukerana.

Ketua Dewan Pengurus Daerah Golkar Provinsi Bali, Nyoman Sugawa Korry menyambut baik koalisi ini. Bahkan, pasangan calon Massker digolongkan klaster siap tempur dalam Pilkada 2020 Desember nanti.

Kata dia, ini menjawab kegalauan masyarakat erhadao Pilkada yang sempat diprediksi, petahana akan melawan kotak kosong. “Banyak pihak yang khwatir pilkada tidak greget, seolah-olah akan terjadi kotak kosong. Tetapi Golkar dan Nasdem siap bertarung secara elegan, mengisi semua kekosongan calon,” ujar Sugawa.

Dalam kesempatan itu, dia sempat melontarkan kalimat bahwa, tidak ada yang abadi, kecuali perubahan itu sendiri. Melanjutkan kalimat tadi, ia mengatakan bahwa Golkar dan partai lain yang akan berkoalisi meyakini bahwa akan terjadi perubahan iklim politik, menjadi lebih baik.

Terhadap pemetaan politik di Karangasem, ia mengaku optimis melihat pasangan Massker. “Kita yakin mampu memenangkan di Karangasem dan calon lain, seperti di Bangli Made Subrata. Kita laksnakan pilkada dengan santun berbudaya dan menjunjung tinggi demokrasi,” pungkasnya. BW-06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: