Minggu, 13 September 2020

Kasus Positif Corona Bertambah Enam, Jumlah Pasien Sembuh Capai 23

Kasus Positif Corona Bertambah Enam, Jumlah Pasien Sembuh Capai 23

Denpasar, baliwakenews.com
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali, Dewa Made Indra, bahwa terdapat enam tambahan kasus positif Corona pada Rabu (15/4/2020). Mereka terdiri dari 3 Warga Negara Indonesia (WNI) sebagai Pekerja Migran Indonesia yang baru datang di Bali. Dua orang dengan kasus transmisi lokal, dan satu dalam investigasi. Ini disampaikan di Kantor Dinas Kominfos Provinsi Bali, Renon, Denpasar pada Rabu sore.
Kabar lainnya, dua orang yang sempat positif dikabarkan sembuh setelah menjalani dua kali tes polymerase chain reaction (PCR). “Dua orang tersebut telah dinyatakan negatif Covid-19 setelah dua kali tes berturut-turut, dan keduanya sudah diperbolehkan pulang. Hasil ini juga berarti secara komulatif ada 23 orang yang telah sembuh,” ujarnya. Secara kumulatif, saat ini kasus positif mencapai 98 yang didominasi WNI.
Kata dia, 98 kasus itu terdiri dari 7 WNA dan 91 orang WNI. Dari 91 WNI yang positif, 63 orang merupakan terjangkit di luar negeri atau imported case, 13 orang terinfeksi di daerah lain. Sedangkan 13 orang transmisi lokal atau terinfeksi di Bali atau melakukan kontak dengan orang yang positif di Bali. Sedangkan ada 2 positif yang masih diinvestigasi, karena yang bersangkutan belum bisa dipastikan dimana tepatnya dirinya terinfeksi.
Ia menambhakan, jumlah angka positif di Bali sebagian besar masih didominasi oleh imported case, sedangkan sampai saat ini terdapat 13 kasus transmisi lokal. “Hal ini berarti masih ada masyarakat yang tidak mengindahkan atau melakukan upaya-upaya pencegahan Covid-19. Seperti pemakaian masker, mencuci tangan, physical distancing dan lainnya,” ujarnya. Ia mengajak masyarakat agar disiplin dalam mencegah penyebaran.
Soal PMI, Dewa Indra meminta agar masyarakat tidak membangun stigma negatif bahwa PMI sebagai pembawa penyakit. “Ini tidak baik dan tidak benar. Karena mereka ini tidak pernah tahu dirinya telah terinfeksi atau dimana terinfeksinya,” ujarnya. Dia memastikan, semua PMI ini sudah melaksanakan prosedur di tempat mereka bekerja, dan wajib dilakukan rapid test kembali di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. BW-06

PDAM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: