Jelang Penerapan New Normal, Ini Pesan Cok Ace

Wakil Gubernur Bali, Cokorda Artha Ardana Sukawati saat menjadi pembicara dalam webinar, Kamis (25/6).

Denpasar, baliwakenews.com

PDAM

Pemulihan ekonomi dan penguatan fasilitas kesehatan tak dapat dipisahkan seiring rencana Bali menerapkan skema tatanan hidup baru. Keduanya harus berjalan selaras, tanpa ada yang diabaikan.

Seperti disampaikan Wakil Gubernur Bali, Cokorda Artha Ardana Sukawati saat menjadi pembicara dalam webinar, Kamis (25/6). “Di tengah pandemi yang belum tahu kapan berakhir, kita tak bisa memilih antara ekonomi dan kesehatan. Kita harus cerdas dan bijak agar keduanya tetap berjalan secara selaras,” ujar pria yang akrab disapa Cok Ace ini.

Unwar

Kata dia, Keselarasan pemulihan ekonomi dan penguatan fasilitas kesehatan harus menjadi komitmen bersama. Skema new normal di Daerah Bali akan dilaksanakan secara bertahap. Ditandai dengan mohon restu secara niskala pada 5 Juli mendatang di Pura Besakih. Dilanjutkan 9 Juli pembukaan Bali secara internal.

Saat ini, pemerintah dalam proses inventarisir objek-objek mana saja yang aman untuk dibuka. “New normal jangan langsung dikaitkan dengan pembukaan sektor pariwisata untuk wisatawan asing, karena sejumlah negara memberlakukan pembatasan untuk bepergian,” ungkapnya.

Tahap pertama new normal, kata dia, diperuntukkan bagi masyarakat lokal. Misalnya rekreasi dan olah raga, masyarakat lokal juga membutuhkan. “Inilah yang kita buka secara bertahap dan selektif,” imbuh pejabat yang gemar mobil kuno ini.

Agar tahapan yang telah dirancang pemerintah dapat telaksana sesuai jadwal, ia berharap dukungan seluruh masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kepada pelaku pariwisata, dia mengajak agar tetap optimis.

Cok Ace menyadari bahwa pelaku pariwisata di era new normal akan menghadapi tantangan yang berat, karena harus mengeluarkan biaya lebih besar karena wajib menerapkan protokol kesehatan untuk memberi rasa aman bagi wisatawan.

Di pihak lain, jumlah kunjungan wisatawan belum akan normal karena dibatasi oleh protokol kesehatan dalam pesawat dan regulasi lainnya. “Kita punya jumlah kamar yang cukup banyak dan harus bersaing dengan kompetitor dalam dan luar negeri,” tandasnya. BW-06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: