Jaga Ketahanan Pangan, Distan Bali Serahkan Bibit Tanaman

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, menyerahkan bantuan bibit didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, IB Wisnuardhana

Denpasar, baliwakenews.com

PDAM

Ditengah pandemi Covid-19, berbagai upaya dilakukan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali untuk menyediakan pangan pokok masyarakat sesuai jumlah, waktu kebutuhan, aman dikonsumsi dan harga terjangkau. Salah satunya dengan menggelar pasar tani setiap Jumat, yang Jumat (3/7) ini dirangkaikan dengan penyerahan bibit tanaman sayur dan buah-buahan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster.

Bunda Putri, sangat mengapresiasi digagasnya pasar tani oleh dinas pertanian, sehingga para petani yang kesulitan pemasaran akibat sepinya sektor pariwisata mendapatkan ruang untuk memasarkan produk yang dihasilkan. “Sekarang pasar tradisional menjadi tempat transmisi lokal Covid-19, sehingga para pedagang itu perlu disebar tempat berjualan. Ketika transmisi lokal tinggi, pasar jangan dibatasi jam bukanya karena malah akan menimbulkan kepadatan orang berbelanja,” tutur istri orang nomor satu di Bali tersebut.

Unwar

Selain itu untuk ketahanan pangan ditengah pandemi Covid-19, Tim Penggerak PKK Provinsi Bali berupaya mengoptimalkan lahan pekarangan dan telajakan dengan menanam berbagai komoditi pangan kebutuhan sehari-hari. Hal ini dengan pertimbangan potensi lahan pekarangan dan telajakan rumah tangga di Bali yang cukup luas yaitu mencapai 2 ribu hektar.

Melalui program HATINYA (halaman teratur indah dan nyaman) PKK telah menyalurkan bantuan bibit tanaman pekarangan kepada PKK desa untuk ditanam dan dikembangkan. Dinas Pertanian dan ketahanan pangan provinsi Bali juga memprogramkan optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan dan telajakan. Melalui program hatinya PKK telah di salurkan bantuan bibit cabai 18 ribu pohon dan terong 5 ribu pohon, kepada 75 kelompok PKK desa yang meliputi 1.875 KK.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, IB Wisnuardhana, mengatakan melalui program pekarangan pangan lestari (P2L) Dinas Pertanian dan ketahanan pangan provinsi Bali telah disalurkan berbagai bibit sayuran empon-empon dan bibit buah-buahan semusim kepada 108 kelompok wanita tani (KWT) yang meliputi 3 605 KK.

Dikatakan, di tengah-tengah pandemi Covid-19 saat ini bahkan masyarakat secara swadaya atas bimbingan petugas teknis pertanian telah banyak mengembangkan tanaman pangan di lahan pekarangannya. “Karena pada pekarangan yang sangat sempit pun masih dapat ditanami dengan teknik bertanam secara vertikal (verticultura), menggunakan rak bertingkat (hidroponik) dan tanaman dalam pot. Sekarang juga cukup banyak dikembangkan integrasi sayur dengan ikan lele (sale), menggunakan ember dengan ukuran cukup besar dan gelas – gelas Aqua yang ditanami sayuran yang apabila ditekuni akan dapat dipanen secara rutin untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” terang Wisnuardhana.

pengembangan tanaman pangan di lahan pekarangan dan telajakan sebagai ketahanan pangan keluarga tidak saja dibutuhkan saat pandemi Covid-19, tetapi diharapkan dikembangkan secara berkelanjutan. Karena pengeluaran rumah tangga terbesar adalah untuk membeli kebutuhan pangan sehari-hari, apabila dapat dipenuhi secara swadaya dari halaman rumah dan telajaan masing-masing tentu akan sangat membantu dalam menekan pengeluaran rumah tangga, sembari membuat halaman dan telajakan juga menjadi asri dan nyaman.

Kabid Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali. Ir. I Nyoman Suarta, MSi,  mengatakan karena semakin meningkatnya minat masyarakat dalam mengembangkan tanaman pangan di halam/ pekarangannya, pada tahun ini pihaknya menguusulkan lagi ke badan ketahanan pangan Kementerian Pertanian RI untuk tambahan kegiatan P2L dan telah disetujui ada tambahan sebanyak 28 paket dari pagu awal yang segera akan direalisasikan.

Pada kesempatan tersebut, Bunda Putri menyerahkan secara simbolis 10 paket bantuan bibit untuk pekarangan, kepada perwakilan penerima bibit berupa bibit terong 250 pohon, bibit cabai 250 pohon, bibit tomat 250 pohon dan bibit buah-buahan 120 pohon.*BW – 09

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: