Hari Kedua PKM di Pos Penatih, Dishub Pecah Penumpukan Kendaraan

LAKUKAN PEMERIKSAAN - Petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, saat melakukan pemeriksaan di Pos 7 Penatih, terkait penerapan Perwali PKM, Sabtu (16/5/2020).

Denpasar, baliwakenews.com

PDAM

Memasuki hari kedua pelaksanaan Perwali Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Pos 7 Penatih di Jalan Trenggana, Denpasar Timur, Sabtu (16/5/2020), Dinas Perhubungan Kota Denpasar menerapkan pola seperti drive thru. Strategi yang dilakukan ini, supaya tak terjadi penumpukan kendaraan seperti pada pelaksanaan PKM hari pertama di tempat ini.

Kabid Pengendalian dan Operasional Dishub Kota Denpasar, I Wayan Tagel Sidarta, mengatakan pihaknya menerapkan strategi seperti drive thru supaya tidak ada penumpukan. “Kami terapkan per fase, di mana fase pertama untuk sepeda motor dulu, kedua baru mobil. Dari evaluasi kemarin itulah, makanya kami atur seperti sekarang ini,” kata Sidarta.

Unwar

Ditambahkan Sidarta, tidak semua kendaraan diperiksa melainkan diacak secara sampling atau random, sehingga tidak terjadi penumpukan. “Untuk penjagaan di Pos 7 Penatih ini, kami mengerahkan 20 orang petugas. Selain itu juga disiapkan alat rapid test sebanyak 25 unit,” ujarnya.

Salah seorang pengendara, Wayan Rena, dari luar Denpasar mengaku tak tahu harus membawa surat jalan saat masuk ke Denpasar. “Saya tidak tahu kalau harus bawa surat untuk masuk ke Denpasar,” katanya.

Karena tak membawa surat jalan, dirinya pun diminta putar haluan. Bahkan petugas juga menyarankan warga ini, supaya jika memasuki Denpasar membawa surat keterangan.

Dari pantauan, sampai pukul 09.15 Wita, jumlah pengendara yang dirapid test sebanyak 5 orang. BW-02

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: