Gara-gara Layang-layang, Warga Pesanggaran Ditangkap Polisi

DITANGKAP-Dewa Ketut Sunardiya (masker putih) saat diperiksa di Polsek Densel.

Denpasar, baliwakenews.com

Dewa Ketut Sunardiya (51) harus berurusan dengan pihak berwajib. Pria asal Jalan Pelabuhan Benoa Gang Rajawali, Pesanggaran ini ditangkap setelah layang-layang yang dia terbangkan jatuh di atas gardu induk PT Indonesia Power. Akibat layang-layangan itu pun sangat fatal, karena menyebabkan sekitar 71 ribu pelanggan PLN di Bali Selatan mengalami mati listrik selama 300 menit.

Kapolresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, awalnya pada Minggu (19/7) sekitar pukul 15.00, tersangka bersama anak angkatnya menaikan layang – layang bebean di lokasi tanah kosong dekat rumahnya di Jalan Pelabuhan Benoa Gang Raja Wali No 10 X, Pesanggaran, Denpasar Selatan.

Setelah layangan tersebut diterbangkan dengan panjang tali kurang lebih 150 meter, kemudian tersangka mengikat tali layangan di pohon singapur. “Tersangka lantas pulang. Selanjutnya pada pukul 16.24 terjadi gangguan listrik yang berdampak padamnya pelanggan PLN di wilayah Kuta, Denpasar Selatan dan Denpasar Timur, sebanyak 71.121 pelanggan. Gangguan tersebut terjadi 5 jam. Dengan kerugian puluhan juta rupiah,” imbuhnya, Senin (20/7/2020)

Lalu pihak PT. Indonesia Power melapor ke Polsek Densel. Kemudian pada Senin (20/7) sekira pukul 12.30, Team Opsnal Polsek Densel mengamankan tersangka di rumahnya. Setelah dintrogasi, tersangka mengakui perbuatannya. “Tersangka kami jerat dengan Pasal 188 KUHP Sub pasal 409 KUHP, (1) Dengan hukuman pidana penjara selama-lamanya lima tahun Sub pidana kurungan satu bulan,” tegasnya. BWN-01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: