Gara-gara ini, Puri Anom Tabanan Polisikan Akun Fb “Agung Maub”

LAPORAN PEMILIK AKUN- Ngurah Haryawan beserta kuasa hukumnya, saat melayangkan laporan ke Dit. Reskrimsus Polda Bali.

Denpasar, baliwakenews.com

Bijaklah bermedia sosial jika tak ingin masuk penjara, ungkapan tersebut barang kali benar adanya. Jika sampai menyinggung orang lain, maka akan berbuntut panjang. Seperti postingan aku facebook bernama Agung Maub yang dilaporkan oleh tokoh Puri Anom Tabanan karena mengandung ujaran kebencian dan pencemaran nama baik.

Kemudian tokoh Puri Anom yakni I Gusti Ngurah Haryawan melaporkan akun Facebook Agung Maub ke Dit. Reskrimsus Polda Bali, Senin (23/11). “Kami melaporkan kasus dugaan pencemaran nama baik, fitnah dan ujaran kebencian. Kami merasa sakit hati atas postingan tanpa dasar itu,” kata Ngurah Haryawan yang didampingi kuasa hukumnya, I Made Bandem Dananjaya, dkk.

Menurut Ngurah Haryawan, postingan tersebut diketahui pada Rabu (21/10). Saat membuka HP, dia melihat unggahan status di Group Facebook Suara Rakyat Tabanan yang dilakukan Agung Maub.

Tulisan yang diunggah dalam huruf kapital tersebut adalah “BAGAIMANA MASYARAKAT BISA PERCAYA KALAU KESEJARAHAN KLASIKNYA DIMANIPULASI, KITA TERBIASA MENYEBUT JERO (ASAL RUMAH CALON)😂😂😂 (emoticon tertawa)”. Dari unggahan tersebut terdapat 145 komentar dari netizen dan 26 netizen yang menekan tombol emotion.

Pemilik akun juga membalas beberapa komentar yang diduga menuduh tanpa fakta, ujaran kebencian, menghasut, fitnah dan mencemarkan nama baik pihak Puri Anom. Seperti, “siapa bilang tidak berhak,, sangat berhak…!!! seorang calon pemimpin harus jujur, de nganggoang Kito dalam urusan sejarah leluhur,,Saya brani debat di depan IDA COKORDA ANGLURAH TABANAN,,SOAL PURI PALSU..YG SEDARI DULU ADALAH JERO BAHKAN PERNAH ADA PLANG BESAR DI SANA😂😂😂😂 (emoticon tertawa) JEG JUARI PONGAH,,MASAK CALON PEMIMPIN MEMAUK,,,AMONGKEN PATRIOTIKNYA DI JAMAN KLASIK LELEHURNE TKEN GUMI TABANAN????KCUALI DUGAN BLNDA NGEREJEK TABANAN BERHIANAT😡 (emoticon marah).”

Selain itu, Agung Maub juga menulis, “Gungwah, (I Gusti Agung Parwatha) Iy (Tyang) Tereh Ngurah Telabah tosning RajaRshi Ngurah TegalAlo, sangan (sangat) Peduli dgn sejarah Gumi Tabanan,baik dgn cara mmbaca kisah klasik di naratatwa,maupun tuturtinular di masyarakat. Aksamayang yening AJIKWAH (Agung Maub) durung cumpu nindihin calon pemimpin model care keketo, SEJARAH HARUS DI TEGAKKAN DEMI WIBAWA IDA BHETARA SHRI NARARYA KENCENG, Nyen buin kaajak mesiat, (perang) Yen sing nyamo…😂😂😂 (emoticon tertawa) Khusus
masalah LELUHUR KITA. Orin Jep nyiksikbulu malu ☝️☝️☝️☝️ (emoticon telunjuk pertanda nomor 1) MENANG”.

Tidak terima dengan postingan itu, tokoh dan keluarga besar Puri Anom yang didukung oleh belasan puri se-Tabanan bernama Anggota Garda Puri Sejebag Tabanan (GPST) membuat laporan dalam bentuk pengaduan masyarakat atau Dumas. “Kami merasa keberatan, karena dilecehkan dan dihina. Kami menganggap postingan tersebut suatu pembohongan publik, pelecehan, pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap leluhur Puri Anom Tabanan karena dianggap pengkhianat di zaman Belanda,” tegasnya.

Sementara Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi yang dikonfirmasi belum memberikan keterangan resmi terkait laporan kasus dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan tersebut.

Sementara Kasubdit V Unit Siber Crime Dit. Reskrimsus Polda Bali AKBP Gusti Ayu Suinaci yang dikonfirmasi mengaku belum menerima berkas laporan dari anggotanya. “Belum monitor. Nanti saya cek, laporannya tadi ya,” ucapnya dengan nada bertanya. BWN-01

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: