DTW Badung Siap Sambut New Normal Tata Pantai, Ini yang akan Dilakukan Pemkab

Tanam Pohon: Bupati Giri Prasta saat menanam pohon secara simbolis di Pantai Seminyak.

Badung, baliwakenews.com

Bupari Badung, Nyoman Giri Prasta menegaskan kalau Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang ada di Badung siap untuk menyambut tatanan budaya pola hidup baru di bidang pariwisata pada 9 Juli mendatang. Kesiapan ini tenrunya tetap berpegang pada protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Gugus Tugas Pemerintah pusat.

Hal itu diungkapkannya di sela-sela penanaman pohon secara simbolis di Pantai Seminyak, Jumat (3/7). Selain kesiapan menyambut New Normal, Giri Prasta juga mengungkapkan tentang rencana penataan kawasan pantai di Kabupaten Badung sesuai amanat Undang-Undang No. 1 Tahun 2014. Dimana pemerintah kabupaten diberikan kewenangan dalam mengelola daratan dan kawasan pesisir. Untuk itu tegas dia pedagang di pantai yang ber KTP Badung akan dibuatkan tempat berjualan secara permanen untuk menjaga kebersihan, kerapian dan kehigienisannya.

Selain itu pantai juga akan dilengkapi toilet umum yang fasilitasnya setara toilet hotel bintang 5. “Semua yang kita lakukan ini untuk memberikan kenyamanan yang maksimal kepada wisatawan,” ujarnya. Generasi muda daerah pesisir lanjut dia akan berdayakan untuk mengelola pantai sehingga masyarakat Badung benar-benar menjadi tuan di rumah sendiri.
Dalam proses penataan pantai pihaknya juga akan melibatkan tokoh masyarakat setempat sehingga pembangunannya juga mengakomodir kebutuhan masyarakat sekitar.

Seperti di kawasan Pantai Legian, sudah ada open stage yang memiliki 2 fungsi. Pertama digunakan untuk tempat melasti, kedua bisa juga dimanfaatkan untuk gala dinner maupun pertunjukan seni. Pemkab Badung juga tegas dia, sangat komit dalam menata estetika kawasan industri pariwisata, dimana semua sambungan jaringan kabel listrik dan telepon dipindahkan ke bawah tanah dalam tunnel utilitas Terpadu. Langkah ini menurut dia untuk membangun jembatan emas dan mewariskan legacy untuk generasi muda.

Terkait penanaman pohon Cemara Udang di Pantai Samigita, lanjut dia merupakan wujud konsep segara kertih yaitu pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Dimana Pohon Cemara Udang mempunyai banyak manfaat, selain manfaat ekologis, Cemara juga memiliki manfaat sebagai sarana pelengkap upakara Agama Hindu.

“Hari ini kami mewakili masyarakat Badung menyampaikan terimakasih kepada Presiden RI ke 5, Ibu Megawati Soekarnoputri karena sudah menyumbangkan 2000 Pohon Cemara Udang bagi masyarakat Badung. Ini merupakan bukti bahwasanya Ibu Megawati sangat memperhatikan Bali dan Badung pada khususnya. Kami berharap partisipasi masyarakat sekitar untuk merawat keberadaan pohon ini dengan baik. Cemara Udang merupakan tanaman dengan banyak manfaat. Daun Cemara Udang tertiup angin akan mengeluarkan suara yang indah layaknya suara sunari.

Tanaman ini mampu menahan tiupan angin kencang, hempasan gelombang laut, dan terpaan pasir yang bergulung di sepanjang pantai. Oleh karena itu, cemara udang sangat baik digunakan sebagai pemecah angin (windbarrier) di kawasan pantai yang rentan terhadap bahaya angin kencang dan tsunami,” ujarnya. BW-04

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: