Dinas Pertanian dan Pangan Temukan Buah Mengandung Pestisida Tinggi

Kabid Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali. Ir. I Nyoman Suarta, MSi,

Denpasar, baliwakenews.com

PDAM

Jamin keamanan pangan segar di Bali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali mengambil sejumlah sampel buah segar di pasaran. Kabid Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali. Ir. I Nyoman Suarta, MSi, Kamis (25/6) di Denpasar mengaku masih ditemukan buah yang mengandung pestisida melebihi ambang batas layak untuk dikonsumsi.

Dikatakan pihaknya mengawasi pangan segar yang mengandung formalin dan pestisida berlebih. Berbeda dengan BBPOM yang mengawasi pangan olahan.

Unwar

“Kami ambil sampel pangan segar seperti buah dan sayuran. Kami uji dan bila ada yang positif, baru kami kirim ke BBPOM untuk mengetahui kandungan apa saja secara lebih detail,” terang Suarta.

Lebih lanjut dikatakan, pengambilan sampel dilakukan setiap bulan sekali. “Kami sempat temukan jeruk Siam yang mengandung pestisida berlebih. Jeruk ini datang dari luar daerah,” tukasnya.

Pestisida tersebut digunakan untuk melindungi buah dari serangan hama, namun penggunaannya terlalu berlebihan. Sehingga dikhawatirkan akan membahayakan kesehatan masyarakat.

Selain jeruk Siam, pihaknya juga mengambil sejumlah sampel buah lainnya baik buah lokal dan buah impor, yang beredar di pasar lokal Bali. Diakui selain jeruk Siam tadi, masih aman dikonsumsi dan tidak ada kandungan bahan yang membahayakan.

Pihaknya berharap baik petani, pedagang dan konsumen lebih memahami tentang pangan sehat dan aman dikonsumsi. “Harus dipahami untuk tidak menggunakan pestisida berlebihan karena berbahaya bagi kesehatan. Apalagi menggunakan formalin untuk mengawetkan produk pangan,” pungkas Suarta. *BW-09

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: