Senin, 10 Agustus 2020

Covid-19, Rekor Dalam Tiga Bulan Pegadaian Capai Target Setahun

Foto bersama Jajaran PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar

Denpasar, baliwakenews.com

Pandemic Corona Virus Deasis 2019 (Covid-19) berdampak pada menurunnya kemampuan finasial masyarakat. Hal tersebut, malah berbanding terbalik dengan realisasi target PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar, yang dapat dicapai target setahun hanya dalam 3 bulan.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar, Nuril Islamiah di Renon, Selasa (16/6) mengatakan rasa terimakasih atas kepercayaan masyarakat kepada Pegadaian. Sehingga pihaknya mampu mencapai target hanya dalam 3 bulan.

Atas kepercayaan tersebut dan rasa empati kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, Pegadaian telah mengeluarkan program relaksasi dan restrukturisasi bagi nasabah terdampak, termasuk gadai peduli untuk meringankan beban nasabah.

“Melalui Gadai peduli ini, kami memberikan kemudahan yaitu bunga 0 persen untuk nasabah yang memiliki pinjaman maksimal Rp1 juta. Harapan kami dapat membantu nasabah di tengah Covid-19,” tutur Nuril didampingi Humas PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar Made Mariawan.

Nuril menambah, persyaratan program 0 persen bunga ini juga sangat mudah, dan jika sebelumnya dalam satu kartu keluarga tidak boleh lebih dari satu nasabah penerima, kini boleh lebih dari satu nasabah dalam satu KK.

Hal sama diungkapkan Deputi Bisnis Area Denpasar I PT Pegadaian Persero, I Ketut Winata. Menurutnya, pandemi covid-19 secara tidak langsung pasti mempengaruhi pendapatan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Oleh karenanya dengan gadai peduli bunga nol persen diharapkan dapat meringankan beban nasabah.
“Untuk di Kanwil Denpasar telah mencairkan Rp42 miliar gadai peduli dengan jumlah nasabah mencapai 63 ribu untuk wilayah Bali, NTB dan NTT,” terang Winata.

Dikatakan, gadai peduli yang telah dimulai sejak Mei, Bali termasuk paling tinggi jumlah nasabahnya. Persyaratan pun tergolong mudah karena tinggal membawa barang jaminan, KTP dan kartu keluarga.

“Sekarang sudah boleh lebih dari satu orang dalam satu KK dengan bebas bunga 3 bulan,” tandas Winata.

Selain kredit nol persen, Winata mengungkapkan Pegadaian juga telah melakukan restrukturisasi kredit untuk merespon kebijakan yang telah dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keringanan kredit ini diberikan kepada nasabah, terutama pelaku usaha yang paling terdampak virus corona.

Di Denpasar I, dikatakan ada 600 orang sudah mendapatkan pesetujuan keringanan dari segi waktu. Sementara Denpasar II, ada 500 lebih dan proses ini masih terus berlangsung. Pegadaian juga diakui membuka restrukturisasi kepada nasabahnya yang terdampak. “Untuk Se-Kanwil sudah 5.972 mendapatkan restrukturisasi dengan total Rp207 miliar,” ucapnya.

Yang masih proses restrukturisasi 1.923 dan jumlah ini akan bertambah terus. “Dalam upaya meningkatkan komunikasi, kami menghubungi nasabah yang berhak mendapatkan restrukturisasi untuk datang ke outlet atau kantor untuk melakukan permohonan,” pungkas Winata. BW-09

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: