Selasa, 22 September 2020

Bantu Warga, Anom Gumanti Sisihkan Gaji Selaku Dewan Badung Total Bantuan Tersalur Capai Rp 200 Juta

Serahkan Bantuan: Tokoh Kuta yang juga Anggota DPRD Badung, IGN Anom Gumanti saat menyerahkan bantuan ke krama diterima Bendesa Adat Kuta Wayan Wasista didampingi Camat dan Lurah Kuta.

Badung, baliwakenews.com

PDAM

Tidak banyak bicara dan langsung bergerak itulah ciri khas salah seorang anggota DPRD Badung asal Kuta, IGN Anom Gumanti, SH. Tanpa banyak diketahui, Legislator PDIP ini telah menyisihkan gajinya dan laba perusahaanya untuk membantu warga Kuta. Bahkan bantuan yang disalurkan sudah berjalan dalam lima kali tahapan. Hal ini terungkap saat dilakukan pertemuan membahas penanganan Penduduk Pendatang terkait pencegahan covid di Kantor Lurah Kuta, Selasa (9/6).

Adapun bantuan pertama berupa 150 paket sembako dengan isian 2,5 kg beras, mie instan, dan telur. Kemudian tahap kedua sebanyak 150 paket sembako, dengan rincian serupa. Sementara tahap ketiga berupa 140 paket sembako dengan rincian 5 kg beras, mie instan, dan minyak goreng. Keempat sebanyak 276 paket dengan isian 5 kg beras, mie instan, minyak goreng, dan telur.

Unwar

Bantuan-bantuan tersebut diberikan ke masyarakat Kuta yang sangat terdampak akan pandemi corona ini. Baik itu masyarakat adat ataupun dinas. Seperti warga Muslim Bakungan, Abianbase hingga piranti desa adat seperti Sekaa Santi, Jagabaya, Linmas, Satgas Pantai, Tukang Sapu Pantai, Debt Collector Desa Adat, serta Staff Desa Adat. “mudah-mudahan ini bida membantu seidkit meringankan sebagai bentuk kebersamaan kita bisa senantiasa terpelihara. Walaupun jumlahnya kecil,” harapnya.

Tidak berhenti sampai di sana, tokoh yang rajin terjun ke masyarakat ini saat ikut hadir dalam pertemuan di Kantor Lurah Kuta pada Selasa (9/6) kemarin, ternyata juga tanpa basa-basi kembali menyerahkan untuk krama desa adat Kuta. Bantuan tersebut berupa uang tunai senilai Rp 80 juta, yang diserahkan kepada Bendesa Adat Kuta Wayan Wasista, disaksikan Camat Kuta dan Lurah Kuta serta para Kaling dan Kelian Banjar yang hadir dalam pertemuan tersbutm

“Hari ini saya ingin berkontribusi kepada desa adat melalui bantuan dana senilai Rp 80 juta. Yah, kalau dipakai beli beras, artinya paling tidak saya sudah ikut berkontribusi sekitar 8 ton. Saya serahkan ini ke desa adat, dengan harapan agar ikut tersalur ke setiap banjar secara merata,” ujarnya.
Kerennya, Anom Gumanti juga sudah menyiapkan bantuan juga untuk krama desa adat lain dalam lingkup wilayah Kecamatan Kuta, yakni krama Desa Adat Seminyak, Desa Adat Kelan, dan Desa Adat Tuban.

Bukan hanya itu, dia juga berencana menyumbangkan sejumlah sarana cuci tangan berupa wastafel. Yang rencananya itu akan ditempatkan di setiap Pura Kahyangan Tiga dan Pura Dang Kahyangan di lingkup wilayah Desa Adat Kuta. Dimana secara total bantuan yang diserahkan secara total untuk Se Kecamatan Kuta mencapai Rp 200 Juta.

Bantuan yang diberikan tersebut sambung dia tentu tidaklah seberapa dibandingkan dengan kepercayaan masyarakat kepada dirinya hingga bisa duduk menjadi anggota DPRD Kabupaten Badung. “Semua ini adalah bersumber dari penyisihan gaji yang saya dapatkan di dewan, laba dari usaha yang saya miliki, serta keikutsertaan teman-teman yang sehati dan mendukung saya untuk memberikan bantuan ini,” paparnya.

Langkah Anom Gumanti ini mendapat apresiasi dari Bendesa Adat Kuta, Wayan Wasista. Bantuan tersebut Kata wasista akan langsung diserahkan ke krama saat dilakukan penyerahan sembako tahap kedua oleh Desa Adat Kuta, Rabu (10/6). “Kami sangat berterimakasih atas bantuan ini, karena sangat dibutuhkan krama dalam situasi seperti saat ini,” pungkas Wasista.BW-04

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: