Akui Gagal Move On, Anggi Rilis Ulang “Ampurayang”

Akui Gagal Move On, Anggi Rilis Ulang "Ampurayang"

Gianyar, Bali Wake News
Anggi, penyanyi jebolan Bintang Radio dan Televisi (BRTV) tahun 2006 merilis ulang lagu “Ampurayang” pada Selasa (7/4), yang juga bertepatan dengan hari Purnama. Menariknya, wanita yang bernama lengkap Ni Luh Made Anggilia ini mengakui gagal move on dengan lagu yang ia nyanyikan bersam Dewa Bujana, gitaris band Gigi. “Apalagi dulu feat dewa bujana, yang saya favoritkan. Lagu ini akan selalu teringat sepanjang masa, dari fans dan akhirnya featuring, benar-benar ngga nyangka,” akunya Rabu (8/4).

PDAM

Tentang “Ampurayang”, Anggi mengayakan bahwa kali ini dikonsep dengan versi akustik yang diaransemen, Sila. Prosesnya cukup singkat, rekaman lagu ciptaan Aji Kobar ini hanya digarap 1 jam dan dilanjut dengan syuting klip musik. Ia menjelaskan, lagu ini juga mengingatkan tentang bencana Tsunami di Aceh. “Lagu ini membuat saya agar selalu eling kepada Tuhan, dan sekarang terjadilah kondsi yang benar-benar mengejutkan. Jadi saya ingin sekali kembali menyanyikan ini,” ungkap Anggi.

Bagi dia, pesan dalam lagu ini cukup sederhana. Bahwa, ajakan untuk introspeksi diri manusia dan memohon perlindungan kepada Tuhan. “Karena kita kadang lupa, sering menganggap diri selalu benar. Sekarang Tuhan memberikan teguran untuk kita semua dan sekarang kita bersama-sama berdoa agar cobaan cepat berlalu,” ujarnya. Ia menyadari, saat ini semua orang sangat merasakan dampak kemunculan Covid-19. Kendati demikian, ia tetap mengajak masyarakat untuk mengikuti protokol pencegahan Covid-19.

Unwar

Menurutnya, tidak ada yang lebih penting dari keselamatan bersama. “Kita ikuti dan laksanakan walaupun di rumah aja, kita masih bisa berkarya. Semoga melalui lagu ini, saya bisa menyemangati orang lain. Percayalah, apapun yang terjadi, Tuhan pasti selalu memberikan yang terbaik untuk kita semua,” pungkasnya. (BW-06)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: