Ajak Warga Terapkan PHSB Satgas GR Covid 19 Desa Adat Kerobokan Sambangi Belasan Pasar

Satgas GR Covid 19 Desa Adat Kerobokan saat menyasar belasan pasar di Kerobokan.

Kerobokan, baliwakenews.com
Gerakan memerangi penyebaran Covid 19 kini bergelora di Kerobokan.
Tim Satuan Tugas (Satgas) Gotong Royong (GR) Gotong Royong (GR) Covid-19 Desa Adat Kerobokan bahkan terus turun menyambangi belasan pasar yang ada di sana.
Uniknya tim Satgas yang turun lengkap dengan APD, sehingga mengundang perhatian pedagang dan pembeli.
Selain menyerahkan bantuan masker dan hand sanitizer, Satgas ini juga memasang pamflet dan spanduk untuk mengedukasi masyarakat agar menerakan Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHSB) di lingkungan mereka.
“Kami sudah menyasar 12 Pasar dari 14 pasar yang ada,” ujar Kasatgas GR Covid 19 Desa Adat Kerobokan, AA Bagus Bayu Joni Saputra dihubungi, Jumat (10/4).
Gung Bayu memaparkan gerakan yang dilakukan ersebut untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona yang lagi mewabah. Selain itu juga untuk mengingatkan kesadaran pedagang dan pembeli yang beresiko tinggi tertular virus ini. Termasuk juga berpotensi membawa virus ke keluarga mereka.
“Pasar merupakan potensi penyebaran virus Covid-19 yang paling besar, dimana banyak terjadi kerumunan orang diantaranya ibu-ibu dan pedagang,” imbuhnya sembari menambahkan dalam kegiatan ini pihaknya menyerahkan bantuan hand sanitaiser 50 liter dan 1000 masker.
Bukan itu saja, pihaknya juga membuka rekening yang saat ini sudah terkumpul Rp 128 jt dari partisipasi gotong royong masyarakat.
Selain itu pihaknya juga akan melakukan pembagian sembako tahap 1 ke rumah tangga tidak mampu sebanyak 100 paket. Nantinya dilanjutkan penyerahan tahap 2 juga 100 paket, sehingga total nantinya ada 200 paket atau 200 KK.
“Desa adat kerobokan terdiri dari 50 banjar yang terletak di kab badung dan kota denpasar dengan 2 desa dan 4 kelurahan. Total ada 14 pasar dan kami sudah turun di 12 pasar. Inilah yang menjadi sasaran kami,” ungkapnya.
Dalam pergerakannya ini, Satgas GR ini bersinergi dengan TNI, Polri, kelurahan, desa, kaling ,STT dan semua stake holder yang ada di Kerobokan.
Dia berharap masyarakat sadar pentingnya mematuhi imbauan pemerintah untuk memutus mata rantai penularan supaya virus segera berlalu dan ekonomi segera pulih.
“Kami juga menyebarkan surat dan edaran ke semua warga banjar,termasuk pemasangan spanduk,baliho dan bilboard yang berisi 14 poin penting mencegah penyebaran Covid 19. Mengimbau pengelola pasar, pedagang dan pembeli harus memakai masker, keluar masuk pasar cuci tangan dengan hand sanitizer yang disediakan wajib oleh pengelola pasar,” Pungkasnya. (WB-04)

PDAM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: